31
Tue, May
98 New Articles

Top Stories

Grid List

SIMANTAB.COM, Milan - Real Madrid tampil sebagai juara Liga Champions 2015/2016. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan Atletico Madrid via babak adu penalti.

Dengan demikian, Madrid pun sukses meraih gelar juara ke-11 mereka di turnamen ini; 'La Undecima', demikian mereka melabelinya. Los Blancos kembali sukses menundukkan Atletico, rival sekota sekaligus lawan mereka di final dua tahun lalu.

Seperti dikutip dari detiksport, Setelah bermain 1-1 selama 120 menit, pertandingan ini dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, penendang keempat Atletico, Juanfran, gagal. Tendangannya menerpa tiang gawang dan membuat Atletico tertinggal 4-3.

Penendang kelima Madrid, Cristiano Ronaldo, pun mendapatkan makanan empuk. Ia tidak membuang peluang yang sudah ada di depannya. Tendangannya masuk, mengubah skor menjadi 5-3, dan membawa Madrid meraih trofi juara Liga Champions musim ini.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Minggu (29/5/2016) dini hari WIB, Madrid langsung tampil menekan setelah kick-off dilakukan. Di sisi lain, Atletico juga berani tampil terbuka. Mereka tidak hanya sekadar menunggu Madrid melakukan serangan, lalu balas melakukan serangan balik.

Kendati begitu, Madrid tampil lebih dominan. Berulang kali, serangan mereka --yang kebanyakan diawali oleh umpan silang dan umpan panjang langsung ke depan-- banyak membahayakan pertahanan Atletico. Peluang pun mereka dapatkan ketika pertandingan baru berjalan lima menit.

Berawal dari pelanggaran Filipe Luis terhadap Gareth Bale, Madrid mendapatkan tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti Atletico. Bale sendiri yang mengeksekusi tendangan bebas tersebut.

Dari tendangan bebas Bale, yang dieksekusi dengan kaki kiri, bola menusuk ke depan gawang Atletico. Casemiro pun langsung menyambarnya sebelum bola menyentuh tanah. Sial bagi Casemiro, tendangannya masih bisa ditepis kiper Atletico, Jan Oblak, dengan kakinya.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-15, Madrid kembali mendapatkan tendangan bebas. Dari tendangan bebas inilah, yang kali ini dieksekusi oleh Toni Kroos, Madrid meraih keunggulan.

Tendangan bebas Kroos disambut dengan sundulan oleh Bale. Bola yang melambung ke depan gawang Atletico setelah disundul Bale itu lantas disambar oleh Sergio Ramos dengan sepakan datar. Kali ini, Oblak tidak mampu menghalaunya. Madrid unggul 1-0.

Tertinggal dari rival sekota, Atletico tidak panik. Mereka tidak lantas terburu-buru untuk langsung menghambur ke depan dan menggempur pertahanan Madrid. Beberapa kali, mereka memutar-mutar bola di tengah, sebelum akhirnya melepaskan umpan terobosan ke depan ketika celah sudah terbuka.

Namun demikian, Madrid juga terbilang disiplin dalam bertahan. Trio Casemiro-Luka Modric-Toni Kroos tidak pernah berdiri terlalu jauh dari lini pertahanan Madrid sehingga membuat Atletico kesulitan untuk menemukan celah.

Dua peluang sempat didapatkan Atletico via Antoine Griezmann. Namun, satu tendangan Griezmann terlalu pelan sehingga dengan mudah ditangkap oleh Keylor Navas. Sementara, sepakan Griezmann lainnya melebar tipis di sisi kanan gawang Madrid.

Babak pertama berakhir setelah injury time selama satu menit selesai. Gol Ramos jadi pembeda di paruh pertama ini.

Babak kedua kemudian diawali dengan sebuah kejadian, yang kemudian membuat cerita final 2015/2016 ini menjadi lebih menarik. Baru beberapa saat pertandingan paruh kedua berjalan, Atletico mendapatkan penalti setelah Pepe melakukan pelanggaran terhadap Fernando Torres.

Griezmann kemudian mengeksekusi tendangan penalti itu. Namun, tidak ada gol yang tercipta setelahnya. Tendangan kaki kiri Griezmann menerpa mistar gawang dan bola kemudian memantul jauh. Ini adalah penalti kedua Griezmann musim ini, ketika menghadapi Madrid, dan dua-duanya gagal.

Tidak lama setelah penalti itu, pelatih Atletico, Diego Simeone, tampak memberikan sedikit wejangan dan menyemangati Griezmann di pinggir lapangan. Simeone kemudian menepuk anak buahnya itu dan mempersilakannya untuk main kembali.

Atletico tampil lebih agresif di babak kedua ini. Dengan masuknya Yannick Ferreira Carrasco --menggantikan Augusto--, mereka banyak menekan dari sisi sayap kiri. Beberapa kali mereka juga memaksa Madrid untuk bertahan amat dalam.

Kendati begitu, Madrid masih sempat memberikan ancaman untuk gawang Atletico. Pada menit ke-69, sebuah serangan balik Madrid diakhiri dengan sepakan Karim Benzema dari dalam kotak penalti. Sial bagi Benzema, dan juga Madrid, tendangan bomber asal Prancis itu masih bisa ditepis oleh Oblak.

Tidak beberapa lama setelahnya, gantian peluang Bale yang gagal. Tendangan keras datar pemain asal Wales itu dihalau pemain Atletico tepat di depan garis gawang Atletico.

Pada akhirnya, Atletico berhasil menyamakan kedudukan. Ketika pertandingan menginjak menit ke-79, Carrasco --si pemain pengganti-- membobol gawang Madrid.

Gol bermula dari sebuah serangan dari sisi kanan (atau kiri pertahanan Madrid). Umpan silang dari Juanfran langsung disambar oleh Carrasco yang berada di depan gawang Madrid. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, Madrid masih sempat mendapatkan peluang lewat Ronaldo. Menerima umpan terobosan dari Bale, Ronaldo berusaha mengecoh Oblak dan melepaskan sepakan. Namun, sepakan Ronaldo dengan cepat dihalau oleh Oblak.

Sama seperti final dua tahun lalu, pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak tambahan, tidak banyak peluang tercipta. Namun, sebelum babak tersebut dimulai, beberapa pemain Madrid seperti Ronaldo dan Bale tampak mengalami kram. Mereka pun langsung mendapatkan perawatan dari fisioterapis tim.

Kendati demikian, para pemain Madrid tersebut masih bisa lanjut bermain. Yang tidak bisa melanjutkan permainan malah bek Atletico, Filipe Luis, yang mengalami cedera di pangkal pahanya. Luis pun digantikan oleh Lucas Hernandez.

Menjelang akhir babak tambahan, Madrid menggempur pertahanan Atletico. Namun, dua kali peluang mereka gagal lantaran terlalu lama untuk melepaskan sepakan. Dua kali juga usaha mereka digagalkan oleh blok pemain-pemain bertahan Atletico.

Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, hanya satu penendang yang gagal, yakni Juanfran. Namun, gagalnya tendangan Juanfran --yang mengenai tiang gawang-- sudah cukup untuk memukul Atletico.

Penendang kelima Madrid, Ronaldo, menjalankan tugasnya dengan baik. Madrid menang 5-3 lewat adu penalti dan keluar sebagai juara.

Adu Penalti

Real Madrid
1. Lucas Vazquez - gol
2. Marcelo - gol
3. Gareth Bale - gol
4. Sergio Ramos - gol
5. Cristiano Ronaldo - gol

Atletico Madrid
1. Antoine Griezmann - gol
2. Gabi - gol
3. Saul Niguez - gol
4. Juanfran - gagal

Susunan Pemain
Real Madrid: Navas, Carvajal (Danilo 51), Pepe, Ramos, Marcelo, Kroos (Isco 72), Casemiro, Modric, Bale, Ronaldo, Benzema (Lucas Vazquez 77).

Atletico Madrid: Oblak, Juanfran, Savic, Godin, Filipe Luis (Lucas Hernandez 108), Koke, Gabi, Augusto (Carrasco 45), Saul, Torres, Griezmann.(SN-08)

SIMANTAB.COM - Liga Champions Eropa musim 2015/2016 akhirnya mencapai puncak. Minggu (29/5/2016) dinihari WIB, Real Madrid dan Atletico Madrid akan berjibaku di Stadion San Siro kota Milan, untuk memperebutkan status jawara Eropa musim ini.

Sebelumnya mungkin tak akan ada yang menyangka bahwa final Liga Champions musim ini akan kembali menghadirkan Derby Madrid. Bayern Munich dan Barcelona yang diunggulkan ternyata harus tersingkir lebih dini. Kesebelasan yang menaklukkan Bayern dan Barca adalah Atletico.

Menurut ulasan yang dilansir dilaman sport.detik.com, Atletico mungkin berada di atas angin karena mampu mengalahkan dua kandidat juara Liga Champions musim ini. Namun, Madrid pun tengah dalam form yang luar biasa dan memiliki catatan pernah mengalahkan Atletico di final Liga Champions dua tahun silam.

Lantas siapa yang kali ini akan mengangkat trofi "Si Kuping Besar"?

Menghancurkan Tembok Pertahanan Atletico dengan Umpan Silang

"Defends wins title", katanya. Dengan gaya bermain yang mengutamakan kekuatan di lini pertahanan, Atletico yang dibesut Diego Simeone pun kerap menjadi batu sandungan kesebelasan-kesebelasan besar untuk bisa menjuarai sebuah kompetisi.

Meski banyak tidak disukai, nyatanya filosofi tersebut memang memberikan sejumlah kesuksesan bagi Atletico. Sejak Diego Simeone menangani Atletico pada 2011, trofi-trofi berdatangan ke lemari Atletico. Dimulai dari Liga Europa pada musim pertamanya, hingga menjuarai La Liga pada musim 2013/2014.

Total Simeone telah mempersembahkan lima trofi untuk Atleti. Dan semua trofi tersebut didapatkan dengan cara bermain yang sama, yakni menekankan kekuatan pada kordinasi lini pertahanan. Ungkapan "Defends wins title", terbukti bukan omong kosong belaka bersama Simeone.

[Clive Rose/Getty Images]

Musim ini, kekuatan pertahanan Atletico semakin menjadi-jadi. Di La Liga, mereka hanya kebobolan 18 kali dari 38 pertandingan. Jumlah ini bahkan lebih sedikit dibanding pada 2014 saat mereka menjuarai La Liga (26 kebobolan).

Dari 57 pertandingan yang dijalani Atletico pada musim ini di segala ajang, 35 di antaranya berhasil tidak kebobolan. Jumlah kebobolannya sendiri hanya 26 gol. Jumlah kebobolan ini merupakan yang paling sedikit dibanding kesebelasan manapun di liga Eropa.

Solidnya lini pertahanan Atletico memang bisa dibilang membuat lini depan lawan ketakutan. Namun bukan berarti tak bisa dikalahkan. Toh, tak hanya satu dua kesebelasan yang mampu mengalahkan Atletico yang musim ini memiliki lini pertahanan yang super kokoh.

Tercatat ada delapan kesebelasan yang mengalahkan Atletico. Tak semuanya kesebelasan besar. Selain Bayern dan Barcelona yang sekali menang di Liga Champions, kesebelasan seperti Benfica, Malaga, Celta Vigo, Sporting Gijon, Villareal, dan Levante pun bisa mengalahkan Atletico musim ini.

Barca menjadi kesebelasan yang mampu menaklukkan Atletico tiga kali musim ini. Di La Liga, pada dua pertemuannya pertandingan selalu berakhir dengan skor 1-2 untuk Barca. Di Liga Champions, Barca sendiri kalah dengan agregat 2-3 (kalah 0-2 di Vicente Calderon setelah menang 1-2 di Camp Nou).

Jika dilihat dari kekalahan-kekalahan Atletico musim ini, sebanyak enam kali mereka sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Bahkan dalam tiga pertemuan melawan Barca, tiga kali pula Atletico kalah meski sempat unggul lebih dulu. Levante, Sporting Gijon, dan Benfica pun berhasil menang setelah Atleti mencetak gol terlebih dahulu.

Ada indikasi Atletico akan bermain agresif untuk menyerang di awal-awal permainan. Setelah mampu mencetak gol, Atleti akan habis-habisan memperketat lini pertahanan, sambil melancarkan skema serangan balik dengan mengandalkan umpan-umpan terobosan pada Antoine Griezmann atau Fernando Torres. Sebanyak 11 pertandingan Atletico menang dengan skor 1-0.

Sementara itu, dalam kekalahan Atletico ada tren bagaimana mereka selalu kebobolan ketika menghadapi umpan silang. Dari 19 gol yang bersarang ke gawang Atleti ketika kalah, 11 gol di antaranya bersumber dari skema umpan silang, entah itu umpan silang mendatar ataupun melambung. Lainnya, satu yang berasal dari skema tendangan bebas dan sisanya dari serangan lewat tengah.

Skema umpan silang boleh jadi akan menjadi cara Madrid menaklukkan Atletico pada final kali ini. Skema umpan silang pun sebenarnya menjadi penakluk Atletico pada final 2014 silam. Selain gol Sergio Ramos yang memanfaatkan sepak pojok, gol Gareth Bale yang membuka kran gol Real Madrid pada babak tambahan pun berasal dari umpan silang Angel Di Maria.

Atletico Harus Meniru Apa yang Dilakukan Wolfsburg

Berbicara pertemuan kedua tim, Atletico sebenarnya boleh percaya diri jika melihat statistik pertemuan. Nyatanya, usai kalah di final 2014 yang berlangsung di Lisbon, Atletico tak pernah kalah lagi dari Madrid meski keduanya bertemu sebanyak 10 kali.

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, Atletico pun memiliki modal pernah mengalahkan Bayern dan Barca (serta PSV Eindhoven) untuk melangkah ke final di babak fase gugur. Catatan tersebut lebih mengilap jika dibandingkan dengan Madrid yang "hanya" mengalahkan AS Roma, Wolfsburg, dan Manchester City di fase gugur.

Namun, Madrid tak akan mudah dikalahkan. Setelah kursi kepelatihan berpindah tangan dari Rafael Benitez ke Zinedine Zidane, Madrid tampil luar biasa. Sejak ditangani Zidane, Madrid menorehkan 21 kemenangan dan tiga kali seri dari 26 pertandingan.

[Getty Images/Clive Mason]

Berkat Zidane pula Madrid terus menempel Barca di perburuan gelar La Liga. Walau pada akhirnya tetap gagal mengudeta puncak klasemen pada akhir kompetisi, apa yang ditunjukkan Zidane bersama anak asuhnya tetap luar biasa, dengan torehan 12 kemenangan beruntun.

Hanya saja Atletico mungkin sudah memiliki formula untuk mengalahkan Madrid-nya Zidane. Bersama Zidane, Madrid baru mengalami dua kali kekalahan. Selain dikalahkan Wolfsburg di Liga Champions, satu kekalahan lainnya terjadi di La Liga, dan Atletico adalah pelakunya.

Atletico kala itu mengalahkan Madrid dengan susah payah. Atletico yang biasanya mampu mencetak gol pada babak pertama, harus menunggu menit ke-52 di mana Griezmann yang berkordinasi dengan Filipe Luis menaklukkan Keylor Navas.

Dari dua kekalahan Madrid, satu kesamaannya adalah mereka selalu unggul mutlak perihal penguasaan bola. Melawan Wolfsburg, Madrid berhasil menguasai 61% penguasaan bola, sementara saat ditaklukkan Atletico penguasaan bola Madrid mencapai 66%.

Cara yang paling jitu sebenarnya cara yang dilakukan Wolfsburg kala menaklukkan Madrid dengan skor 2-0. Meski hanya melepaskan 10 tembakan, tujuh di antaranya berhasil on target. Berbeda dengan Atletico yang melepaskan 9 tembakan, satu menjadi gol dari lima on target.

Wolfsburg sendiri berhasil menang karena sukses menaklukkan sisi kiri pertahanan Madrid. Dua gol yang dicetak (satu lewat penalti), di mana kedua tercipta pada babak pertama, berasal dari serangan yang masuk melalui sisi kiri pertahanan Real Madrid. Saat itu Madrid menurunkan Marcelo pada pos bek kiri. Kala itu, Henrique yang berposisi sebagai gelandang kanan Wolfsburg berhasil membuat Madrid kocar-kacir.

Marcelo memang full-back yang sangat rajin melakukan overlap. Kemampuannya dalam melepas umpan silang dan penetrasi ke kotak penalti lawan menambah daya ledak serangan Madrid dari sisi kiri.

Namun, hal itu kerap kali menjadi bumerang. Wolfsburg adalah satu-satunya kesebelasan yang berhasil mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Madrid. Apalagi saat itu, Madrid tampil dengan kekuatan terbaiknya, kekuatan yang memungkinkan akan ditampilkan sejak menit pertama pada laga final menghadapi Atletico Madrid kali ini. 


Kesimpulan

Pertemuan kali ini tak akan sama seperti pertemuan pada dua tahun silam. Tak ada nama Iker Casillas, Fabio Coentrao, Angel Di Maria, dan Sami Khedira di kubu Madrid kali ini, begitu juga dengan Thibaut Courtois, Miranda, Diego Costa, dan David Villa yang telah meninggalkan Atletico.

Partai final pun akan menyajikan penampilan terbaik kedua kesebelasan. Atletico tampil dengan tanpa satu pun pemain yang absen. Sementara di kubu Madrid hanya Raphael Varane yang absen karena cedera. Cristiano Ronaldo, yang sempat mengalami cedera menjelang laga ini, pun telah dipastikan akan tampil dengan kekuatan 100%.

Kedua kesebelasan memiliki kans untuk menang. Kedua kesebelasan memiliki kelemahan yang terilhat di lini pertahanan mereka. Tinggal bagaimana kedua kesebelasan mampu mengeksploitasi kelemahan lawan masing-masing.

Kami memprediksi Madrid akan menang untuk meraih trofi ke-11 Liga Champions mereka. Skema umpan silang bukan tak mungkin dilakukan oleh Madrid yang akan menurunkan Benzema, Bale, Cristiano di lini depan. Belum lagi Madrid tampil begitu meyakinkan semenjak dilatih Zidane. Sementara Atletico sempat mengendur menjelang musim berakhir setelah dikalahkan Bayern dan Levante secara beruntun. (SN-08)

SIMANTAB.COM – Ajang bergengsi Yamaha Sunday Race (YSR) akan menuju puncaknya Sabtu-Minggu (28-29 Mei 2016) di Sentul International Circuit. Ajang balap yang diselenggarakan oleh Yamaha untuk mengakomodir hobi balap pengguna R Series ini telah sukses dalam dua seri sebelumnya pada Maret dan April lalu.

Pertarungan sengit dipastikan mewarnai race untuk menjadi jawara di YSR 2016 ini. “Antusias rider baik pro maupun dari komunitas sangat besar terhadap YSR. Seri 1 dan 2 bisa kita lihat semakin bertambah jumlah rider yang ikut berpartisipasi. Rider yang ikut juga punya ambisi untuk menang. Di seri 3 atau putaran final kali ini bisa saya pastikan akan semakin seru perebutan juara di seluruh kelas,” kata Robby Winaldy, Koordinator YSR PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), seperti dikutip dari viva.co.id

Seperti diketahui pada hasil seri 1 dan 2, persaingan juara di seluruh kelas selalu berubah. Ini menunjukkan peluang seluruh rider untuk menjadi sama besar. Apalagi, pada ajang YSR, Yamaha konsisten dan berkomitmen dalam meningkatkan riding skill rider melalui program Yamaha Riding Analyzer. Program yang ditujukan untuk menganalisis kemampuan riding pembalap ini banyak diminati oleh rider dan dijadikan pedoman evaluasi untuk menghadapi race selanjutnya.

”Skill rider di tiap seri semakin meningkat. Program Yamaha Riding Analyzer banyak memberikan kontribusi yang sangat baik terhadap riding skill pembalap. Setelah dua seri memahami skill berkendara dari Yamaha Riding Analyzer, di seri 3 ini akan banyak kejutan dari seluruh rider untuk bersaing menjadi nomor satu,” ungkap Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Di final YSR 2016, Yamalube juga akan memberikan reward untuk peserta yang menggunakan Oli Yamalube Racing dan pemenang (juara 1) dalam setiap kelasnya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 1,5 juta dan special price.(SN-09)

SIMANTAB.COM – Manajemen Manchester United akhirnya mencapai kesepakatan dengan Jose Mourinho, untuk menangani The Red Devil musim depan. Pihak MU merencanakan, akan mengumumkan pengangkatan The Spesial One sebagai manajer baru, hari ini, Jumat (27/05/2016).

 

Disadur dari Tribun Medan, yang mengutip laporan kantor berita BBC, disebutkan, negosiasi alot selama tiga hari antara pihak Manchester United dan agen Mourinho, Jorge Mendes, berakhir Kamis (26/05/2016). Kedua belah pihak mencapai kata sepakat, tetapi belum ada penandatanganan kontrak. Alotnya negoisasi antara kedua belah pihak, dikabatkan karena citra pelatih asal Portugal.

 

Atas dasar itu jualah, manajemen Setan Merah mempercepat proses negosiasi dengan Mourinho. Mereka terbang ke London agar perekrutan Mourinho bisa rampung pekan ini.

Sky Sports melansir Mourinho dan terlihat bertemu dengan wakil presiden Man United, Ed Woodward, di salah satu hotel di London, Kamis (26/5/2016). Dia dipercaya sudah sepakat melatih di Setan Merah untuk tiga tahun ke depan.

Dari pengamatan Sky Sports, Mourinho meninggalkan rumah pukul 14.50 atau 20.50 WIB menuju sebuah hotel di pusat Kota London. Pukul 17.20 atau 23.20 WIB, Mourinho keluar dari hotel dengan menenteng boto anggur merah dan sejumlah dokumen. Posisi manajer MU tengah kosong sejak Senin (23/05/2016) seusai pemecatan Louis van Gaal. (Sn-02)

 

SIMANTAB.COM - Semakin tingginya teknologi yang terus meningkat dalam industri otomotif sedikit banyak membuat para pengrajin otomotif mau tak mau harus mengikuti trend yang ada saat ini termasuk juga para pembut motor trail yang saat ini bisa di bilang cukup banyak di gemari masyarakat di Indonesia. Memiliki sebuah motor trail atau cross tentunya menjadi sebuah pilihan yang tepat dan pas untuk anda yang hobi melintasi jalanan off-road yang begitu banyak memiliki rintangan dan halangan.

Tetapi menariknya, dengan memiliki motor cross anda juga bisa menggunakan kendaraan tersebut bukan hanya di jalanan terjal yang penuh dengan rintangan melainkan anda juga bisa menggunakan motor yang satu ini di jalanan yang halus dan rata. Dilain sisi, saat ini bisa di bilang Indonesia banyak di penuhi dengan pilihan motor trail dari yang berharga puluhan juta rupiah hingga harga motor trail murah yang siap menggoda para pecinta motor trail dengan beraneka ragam kemampuan dan teknologi yang di sertakannya.

Dan bila berbicara soal motor trail, mungkin hampir semua masyarakat di Indonesia tahu betul dengan motor trail keluaran Kawasaki yang sudah terbukti cukup handal dalam melewati semua medan jalanan. Mulai dari Kawasaki seri KX hingga Kawasaki KLX dua seri tersebut cukup mencuri perhatian para pecinta motor trail di Indonesia. Selain harga motor trail kawasaki yang di bandrol cukup terjangkau, beragam teknologi canggih pun diselipkan di dalamnya sehingga membuat handling terasa nyaman dan aman. Bukan saja hanya Kawasaki, di Indonesia juga terdapat beberapa motor trail murah sepereti motor buatan Honda, Viar dan juga Suzuki, yang mana semua motor trail tersebut bisa menjadi satu pilihan cocok bagi anda yang saat ini sedang mencari motor trail murah dengan kualitas terbaik. Oya ada satu lagi nih motor trail yang juga cukup populer di Indonesia yakni motor trail dari KTM dengan seri KTM 250 SX-F. Nah bagi sobat otomotif yang lagi bingung mungkin rekomendasi Harga Motor Trail Murah berikut bisa bermanfaat.

 Motor Trail Murah Terbaik

6 Motor Trail Murah Terbaik

6 Motor Trail Murah Terbaik

1. Kawasaki KLX 150

Kawasaki KLX 150 menjadi salah satu motor trail murah dan terlaris di Indonesia yang cocok untuk anda pilih, dimana dengan harganya yang saat ini di bandrol Rp 26.800.000 juta rupiah, Kawasaki membuat kendaraan ini dengan membawa mesin 4 tak berteknologikan SOHC serta memiliki sistem pendingin berupa Air cooled serta mempunyai kubikasi mesin 144 cc yang dipadukan dengan transmisi dengan 5 speed. Dirangkainya motor yang satu ini dengan deretan teknokogi canggih terebut menjadikan Kawasaki KLX 150 dapat menyemburkan power maksimum 12 PS pada setiap putaran mesin 8000 rpm dan mampu memberikan daya torsi maksimum hingga 11.3 N.m setiap berada pada putara 6,500 rpm.

2. Kawasaki KLX 250

Kawasaki KLX 250

Kawasaki KLX 250

Bukan saja hanya memiliki motor Kawasaki KLX 150, Kawasaki ini juga memiliki motor trail murah lain yakni Kawasaki KLX 250. Motor ini sangat cocok bagi anda yang memiliki hobi adventure karena kendaraan ini memiliki power serta akselarasi yang cukup seimbang. Dimana power dan akseslerasi yang akan didapat berasal dari mesin 4 tak berekapasitas 249 cc berteknologi DOHC dengan 4 katup yang memiliki pendingin cairan serta di milikinya transimi dengan 6 percepatan. Sehingga tak heran bila motor trail murah ini bisa menyemburkan maksimum power 18.0 Kw per 9000 rpm serta torsi maksimum 21Nm per 7000rpm. Dan bila becakap masalah harga, anda harus membayar sekitar Rp 61.900.000 juta rupiaah untuk bisa membawanya pulang. 

3. Kawasaki KX 65

Kawasaki KX 65

Kawasaki KX 65

Masih dari koleksi motor trail murah kawasaki, kali ini ada Kawasaki KX 65 yang bisa menjadi pilihan baru untuk sobat otomotit yang sedang mencari motor cross murah. Selain desainnya yang ringan dan juga mungil, motor ini juga ditenagai mesin berkapasitas 64 cc dengan tipe mesin 2 tak. Yang menariknya dengan harga sekitar Rp 36.900.000, Kawasaki juga melengkapi kendaran ini dengan fitur hi-tech yang mana fitur ini sudah terbukti dalam dunia balap, jadi tak heran saat ini banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan motor trail murah kawasaki KX 65 ini sebagai motor balap off-road. Terlebih selain tangguh dalam urusan mesin motor ini juga di buat menggunakan suspensi yang cukup sempurna untuk dapat melalui semua jalanan off-road yang di lalui.

4. Suzuki Trail DR200S

Suzuki Trail DR200S

Suzuki Trail DR200S

Diposisi keempat motor trail murah ada motor keluaran Suzuki dengan seri Suzuki Trail DR200S, motor ini hadir dengan mesin berkapasitas 199 cc dengan membawa 1 buah silinder 4 tak yang diperkuat dengan beberpa teknoklogi canggih, sehingga mampu membuat semburan tenaga yang cukup besar dan pastinya cocok untuk berpetualang di medan yang berat. Suzuki Train DR200S sebenarnya merupakan satu motor lawas yang di keluarkan Suzuki pada tahun 2014 lalu, namun dengan harga $4,499 atau sekitar 34 juta rupiah kendaraan ini masih cukup populer menjadi motor trail murah yang banyak di idolakan masyarakat Indonesia. Apalagi ditambahnya transmisi dengan 5 percepatan tentusaja membuatnya semakin gahar.

5. Viar Croos X200

Viar Croos X200

Viar Croos X200

Jangan salah, Indonesia juga punya salah satu pabrikan motor trail yang cukup ternama yakni Viar, yang mana pabrikan otomotoif ini berhasil menghadirkan Viar Cross X200 sebagai seri motor trail murah dimana bagi anda yang tertarik memilikinya saat ini andaharus mengeluarkan budget sekitar Rp 18.300.000 juta rupiah. Harga tersebut memang sangat pas dan cocok untuk sebuah motor besutan anak bangsa karena Viar Cross X200 sendiri memiliki mesin 4 tak dengan teknologi SOHC dan sudah menggunakan 5 percepatan. Kendati harganya jauh lebih murah di bandingkan dengan seri motor diatas, namun motor ini sama-sama memiliki tenaga 200 cc yang mampu membuat motor ini cukup mudah melalui berbagai jalanan.

6. Honda CRF250L

Honda CRF250L

Honda CRF250L

Bukan saja hanya Kawasaki, Suzuki dan juga Viar, anda juga bisa menjadikan Honda CRF250L sebagai pilihan tepat motor trail murah dengan tenaga yang prima. Pasalnya memiliki harga sekitar 60 jutaan, kendaraan ini mampu memberikan setiap penggunanya mearsakan kenyamanan. Hal ini tentu saja karena seperti namaya Honda CRF250L memiliki mesin berkapasitas 250 cc yang di perkuat dengan tipe mesin 4 tak berpendingin liquid dengan perbandingan kompresi 13.5 : 1. Tenaga yang di hasikan dari motor trail murah ini tentu saja tak usah lagi anda ragukan, apalagi Honda CRF250L juga di lengkapi dengan kerangka dan juga kaki-kaki yang cukup kokoh sehingga siap menerjang semua medan jalan yang. Sebenarnya masih cukup banyak seri motor trail murah yang dapat sobat otomotof pilih dan jadikan sebagai motor kesayangnya. Namun dari sekian banyak mungkin seri diataslah yang cukup banyak di gandrungi dan di incar pada pecinta motor cross, bukan saja hanya karena harganya yang murah, namun dari keenam motor trail murah yang ada di atas, hampir semuanya memiliki performa yang tangguh dan juga mantap karena memang didalamnya setiap masing-masing vendor memberikan serangkaian spesifiaksi dan juga mesin yang berkualitas. Nah bagaimana tertarik membeli motor trail murah yang mana sobat otomotif ?? “SALAM OTOMOTIF”

SIMANTAB.COM, Milan - Real Madrid tampil sebagai juara Liga Champions 2015/2016. Mereka menjadi juara setelah mengalahkan Atletico Madrid via babak adu penalti.

Dengan demikian, Madrid pun sukses meraih gelar juara ke-11 mereka di turnamen ini; 'La Undecima', demikian mereka melabelinya. Los Blancos kembali sukses menundukkan Atletico, rival sekota sekaligus lawan mereka di final dua tahun lalu.

Seperti dikutip dari detiksport, Setelah bermain 1-1 selama 120 menit, pertandingan ini dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak tos-tosan tersebut, penendang keempat Atletico, Juanfran, gagal. Tendangannya menerpa tiang gawang dan membuat Atletico tertinggal 4-3.

Penendang kelima Madrid, Cristiano Ronaldo, pun mendapatkan makanan empuk. Ia tidak membuang peluang yang sudah ada di depannya. Tendangannya masuk, mengubah skor menjadi 5-3, dan membawa Madrid meraih trofi juara Liga Champions musim ini.

Jalannya Pertandingan

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Minggu (29/5/2016) dini hari WIB, Madrid langsung tampil menekan setelah kick-off dilakukan. Di sisi lain, Atletico juga berani tampil terbuka. Mereka tidak hanya sekadar menunggu Madrid melakukan serangan, lalu balas melakukan serangan balik.

Kendati begitu, Madrid tampil lebih dominan. Berulang kali, serangan mereka --yang kebanyakan diawali oleh umpan silang dan umpan panjang langsung ke depan-- banyak membahayakan pertahanan Atletico. Peluang pun mereka dapatkan ketika pertandingan baru berjalan lima menit.

Berawal dari pelanggaran Filipe Luis terhadap Gareth Bale, Madrid mendapatkan tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti Atletico. Bale sendiri yang mengeksekusi tendangan bebas tersebut.

Dari tendangan bebas Bale, yang dieksekusi dengan kaki kiri, bola menusuk ke depan gawang Atletico. Casemiro pun langsung menyambarnya sebelum bola menyentuh tanah. Sial bagi Casemiro, tendangannya masih bisa ditepis kiper Atletico, Jan Oblak, dengan kakinya.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-15, Madrid kembali mendapatkan tendangan bebas. Dari tendangan bebas inilah, yang kali ini dieksekusi oleh Toni Kroos, Madrid meraih keunggulan.

Tendangan bebas Kroos disambut dengan sundulan oleh Bale. Bola yang melambung ke depan gawang Atletico setelah disundul Bale itu lantas disambar oleh Sergio Ramos dengan sepakan datar. Kali ini, Oblak tidak mampu menghalaunya. Madrid unggul 1-0.

Tertinggal dari rival sekota, Atletico tidak panik. Mereka tidak lantas terburu-buru untuk langsung menghambur ke depan dan menggempur pertahanan Madrid. Beberapa kali, mereka memutar-mutar bola di tengah, sebelum akhirnya melepaskan umpan terobosan ke depan ketika celah sudah terbuka.

Namun demikian, Madrid juga terbilang disiplin dalam bertahan. Trio Casemiro-Luka Modric-Toni Kroos tidak pernah berdiri terlalu jauh dari lini pertahanan Madrid sehingga membuat Atletico kesulitan untuk menemukan celah.

Dua peluang sempat didapatkan Atletico via Antoine Griezmann. Namun, satu tendangan Griezmann terlalu pelan sehingga dengan mudah ditangkap oleh Keylor Navas. Sementara, sepakan Griezmann lainnya melebar tipis di sisi kanan gawang Madrid.

Babak pertama berakhir setelah injury time selama satu menit selesai. Gol Ramos jadi pembeda di paruh pertama ini.

Babak kedua kemudian diawali dengan sebuah kejadian, yang kemudian membuat cerita final 2015/2016 ini menjadi lebih menarik. Baru beberapa saat pertandingan paruh kedua berjalan, Atletico mendapatkan penalti setelah Pepe melakukan pelanggaran terhadap Fernando Torres.

Griezmann kemudian mengeksekusi tendangan penalti itu. Namun, tidak ada gol yang tercipta setelahnya. Tendangan kaki kiri Griezmann menerpa mistar gawang dan bola kemudian memantul jauh. Ini adalah penalti kedua Griezmann musim ini, ketika menghadapi Madrid, dan dua-duanya gagal.

Tidak lama setelah penalti itu, pelatih Atletico, Diego Simeone, tampak memberikan sedikit wejangan dan menyemangati Griezmann di pinggir lapangan. Simeone kemudian menepuk anak buahnya itu dan mempersilakannya untuk main kembali.

Atletico tampil lebih agresif di babak kedua ini. Dengan masuknya Yannick Ferreira Carrasco --menggantikan Augusto--, mereka banyak menekan dari sisi sayap kiri. Beberapa kali mereka juga memaksa Madrid untuk bertahan amat dalam.

Kendati begitu, Madrid masih sempat memberikan ancaman untuk gawang Atletico. Pada menit ke-69, sebuah serangan balik Madrid diakhiri dengan sepakan Karim Benzema dari dalam kotak penalti. Sial bagi Benzema, dan juga Madrid, tendangan bomber asal Prancis itu masih bisa ditepis oleh Oblak.

Tidak beberapa lama setelahnya, gantian peluang Bale yang gagal. Tendangan keras datar pemain asal Wales itu dihalau pemain Atletico tepat di depan garis gawang Atletico.

Pada akhirnya, Atletico berhasil menyamakan kedudukan. Ketika pertandingan menginjak menit ke-79, Carrasco --si pemain pengganti-- membobol gawang Madrid.

Gol bermula dari sebuah serangan dari sisi kanan (atau kiri pertahanan Madrid). Umpan silang dari Juanfran langsung disambar oleh Carrasco yang berada di depan gawang Madrid. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, Madrid masih sempat mendapatkan peluang lewat Ronaldo. Menerima umpan terobosan dari Bale, Ronaldo berusaha mengecoh Oblak dan melepaskan sepakan. Namun, sepakan Ronaldo dengan cepat dihalau oleh Oblak.

Sama seperti final dua tahun lalu, pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak tambahan, tidak banyak peluang tercipta. Namun, sebelum babak tersebut dimulai, beberapa pemain Madrid seperti Ronaldo dan Bale tampak mengalami kram. Mereka pun langsung mendapatkan perawatan dari fisioterapis tim.

Kendati demikian, para pemain Madrid tersebut masih bisa lanjut bermain. Yang tidak bisa melanjutkan permainan malah bek Atletico, Filipe Luis, yang mengalami cedera di pangkal pahanya. Luis pun digantikan oleh Lucas Hernandez.

Menjelang akhir babak tambahan, Madrid menggempur pertahanan Atletico. Namun, dua kali peluang mereka gagal lantaran terlalu lama untuk melepaskan sepakan. Dua kali juga usaha mereka digagalkan oleh blok pemain-pemain bertahan Atletico.

Laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti, hanya satu penendang yang gagal, yakni Juanfran. Namun, gagalnya tendangan Juanfran --yang mengenai tiang gawang-- sudah cukup untuk memukul Atletico.

Penendang kelima Madrid, Ronaldo, menjalankan tugasnya dengan baik. Madrid menang 5-3 lewat adu penalti dan keluar sebagai juara.

Adu Penalti

Real Madrid
1. Lucas Vazquez - gol
2. Marcelo - gol
3. Gareth Bale - gol
4. Sergio Ramos - gol
5. Cristiano Ronaldo - gol

Atletico Madrid
1. Antoine Griezmann - gol
2. Gabi - gol
3. Saul Niguez - gol
4. Juanfran - gagal

Susunan Pemain
Real Madrid: Navas, Carvajal (Danilo 51), Pepe, Ramos, Marcelo, Kroos (Isco 72), Casemiro, Modric, Bale, Ronaldo, Benzema (Lucas Vazquez 77).

Atletico Madrid: Oblak, Juanfran, Savic, Godin, Filipe Luis (Lucas Hernandez 108), Koke, Gabi, Augusto (Carrasco 45), Saul, Torres, Griezmann.(SN-08)

SIMANTAB.COM - Liga Champions Eropa musim 2015/2016 akhirnya mencapai puncak. Minggu (29/5/2016) dinihari WIB, Real Madrid dan Atletico Madrid akan berjibaku di Stadion San Siro kota Milan, untuk memperebutkan status jawara Eropa musim ini.

Sebelumnya mungkin tak akan ada yang menyangka bahwa final Liga Champions musim ini akan kembali menghadirkan Derby Madrid. Bayern Munich dan Barcelona yang diunggulkan ternyata harus tersingkir lebih dini. Kesebelasan yang menaklukkan Bayern dan Barca adalah Atletico.

Menurut ulasan yang dilansir dilaman sport.detik.com, Atletico mungkin berada di atas angin karena mampu mengalahkan dua kandidat juara Liga Champions musim ini. Namun, Madrid pun tengah dalam form yang luar biasa dan memiliki catatan pernah mengalahkan Atletico di final Liga Champions dua tahun silam.

Lantas siapa yang kali ini akan mengangkat trofi "Si Kuping Besar"?

Menghancurkan Tembok Pertahanan Atletico dengan Umpan Silang

"Defends wins title", katanya. Dengan gaya bermain yang mengutamakan kekuatan di lini pertahanan, Atletico yang dibesut Diego Simeone pun kerap menjadi batu sandungan kesebelasan-kesebelasan besar untuk bisa menjuarai sebuah kompetisi.

Meski banyak tidak disukai, nyatanya filosofi tersebut memang memberikan sejumlah kesuksesan bagi Atletico. Sejak Diego Simeone menangani Atletico pada 2011, trofi-trofi berdatangan ke lemari Atletico. Dimulai dari Liga Europa pada musim pertamanya, hingga menjuarai La Liga pada musim 2013/2014.

Total Simeone telah mempersembahkan lima trofi untuk Atleti. Dan semua trofi tersebut didapatkan dengan cara bermain yang sama, yakni menekankan kekuatan pada kordinasi lini pertahanan. Ungkapan "Defends wins title", terbukti bukan omong kosong belaka bersama Simeone.

[Clive Rose/Getty Images]

Musim ini, kekuatan pertahanan Atletico semakin menjadi-jadi. Di La Liga, mereka hanya kebobolan 18 kali dari 38 pertandingan. Jumlah ini bahkan lebih sedikit dibanding pada 2014 saat mereka menjuarai La Liga (26 kebobolan).

Dari 57 pertandingan yang dijalani Atletico pada musim ini di segala ajang, 35 di antaranya berhasil tidak kebobolan. Jumlah kebobolannya sendiri hanya 26 gol. Jumlah kebobolan ini merupakan yang paling sedikit dibanding kesebelasan manapun di liga Eropa.

Solidnya lini pertahanan Atletico memang bisa dibilang membuat lini depan lawan ketakutan. Namun bukan berarti tak bisa dikalahkan. Toh, tak hanya satu dua kesebelasan yang mampu mengalahkan Atletico yang musim ini memiliki lini pertahanan yang super kokoh.

Tercatat ada delapan kesebelasan yang mengalahkan Atletico. Tak semuanya kesebelasan besar. Selain Bayern dan Barcelona yang sekali menang di Liga Champions, kesebelasan seperti Benfica, Malaga, Celta Vigo, Sporting Gijon, Villareal, dan Levante pun bisa mengalahkan Atletico musim ini.

Barca menjadi kesebelasan yang mampu menaklukkan Atletico tiga kali musim ini. Di La Liga, pada dua pertemuannya pertandingan selalu berakhir dengan skor 1-2 untuk Barca. Di Liga Champions, Barca sendiri kalah dengan agregat 2-3 (kalah 0-2 di Vicente Calderon setelah menang 1-2 di Camp Nou).

Jika dilihat dari kekalahan-kekalahan Atletico musim ini, sebanyak enam kali mereka sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Bahkan dalam tiga pertemuan melawan Barca, tiga kali pula Atletico kalah meski sempat unggul lebih dulu. Levante, Sporting Gijon, dan Benfica pun berhasil menang setelah Atleti mencetak gol terlebih dahulu.

Ada indikasi Atletico akan bermain agresif untuk menyerang di awal-awal permainan. Setelah mampu mencetak gol, Atleti akan habis-habisan memperketat lini pertahanan, sambil melancarkan skema serangan balik dengan mengandalkan umpan-umpan terobosan pada Antoine Griezmann atau Fernando Torres. Sebanyak 11 pertandingan Atletico menang dengan skor 1-0.

Sementara itu, dalam kekalahan Atletico ada tren bagaimana mereka selalu kebobolan ketika menghadapi umpan silang. Dari 19 gol yang bersarang ke gawang Atleti ketika kalah, 11 gol di antaranya bersumber dari skema umpan silang, entah itu umpan silang mendatar ataupun melambung. Lainnya, satu yang berasal dari skema tendangan bebas dan sisanya dari serangan lewat tengah.

Skema umpan silang boleh jadi akan menjadi cara Madrid menaklukkan Atletico pada final kali ini. Skema umpan silang pun sebenarnya menjadi penakluk Atletico pada final 2014 silam. Selain gol Sergio Ramos yang memanfaatkan sepak pojok, gol Gareth Bale yang membuka kran gol Real Madrid pada babak tambahan pun berasal dari umpan silang Angel Di Maria.

Atletico Harus Meniru Apa yang Dilakukan Wolfsburg

Berbicara pertemuan kedua tim, Atletico sebenarnya boleh percaya diri jika melihat statistik pertemuan. Nyatanya, usai kalah di final 2014 yang berlangsung di Lisbon, Atletico tak pernah kalah lagi dari Madrid meski keduanya bertemu sebanyak 10 kali.

Seperti yang sudah disebutkan di awal artikel, Atletico pun memiliki modal pernah mengalahkan Bayern dan Barca (serta PSV Eindhoven) untuk melangkah ke final di babak fase gugur. Catatan tersebut lebih mengilap jika dibandingkan dengan Madrid yang "hanya" mengalahkan AS Roma, Wolfsburg, dan Manchester City di fase gugur.

Namun, Madrid tak akan mudah dikalahkan. Setelah kursi kepelatihan berpindah tangan dari Rafael Benitez ke Zinedine Zidane, Madrid tampil luar biasa. Sejak ditangani Zidane, Madrid menorehkan 21 kemenangan dan tiga kali seri dari 26 pertandingan.

[Getty Images/Clive Mason]

Berkat Zidane pula Madrid terus menempel Barca di perburuan gelar La Liga. Walau pada akhirnya tetap gagal mengudeta puncak klasemen pada akhir kompetisi, apa yang ditunjukkan Zidane bersama anak asuhnya tetap luar biasa, dengan torehan 12 kemenangan beruntun.

Hanya saja Atletico mungkin sudah memiliki formula untuk mengalahkan Madrid-nya Zidane. Bersama Zidane, Madrid baru mengalami dua kali kekalahan. Selain dikalahkan Wolfsburg di Liga Champions, satu kekalahan lainnya terjadi di La Liga, dan Atletico adalah pelakunya.

Atletico kala itu mengalahkan Madrid dengan susah payah. Atletico yang biasanya mampu mencetak gol pada babak pertama, harus menunggu menit ke-52 di mana Griezmann yang berkordinasi dengan Filipe Luis menaklukkan Keylor Navas.

Dari dua kekalahan Madrid, satu kesamaannya adalah mereka selalu unggul mutlak perihal penguasaan bola. Melawan Wolfsburg, Madrid berhasil menguasai 61% penguasaan bola, sementara saat ditaklukkan Atletico penguasaan bola Madrid mencapai 66%.

Cara yang paling jitu sebenarnya cara yang dilakukan Wolfsburg kala menaklukkan Madrid dengan skor 2-0. Meski hanya melepaskan 10 tembakan, tujuh di antaranya berhasil on target. Berbeda dengan Atletico yang melepaskan 9 tembakan, satu menjadi gol dari lima on target.

Wolfsburg sendiri berhasil menang karena sukses menaklukkan sisi kiri pertahanan Madrid. Dua gol yang dicetak (satu lewat penalti), di mana kedua tercipta pada babak pertama, berasal dari serangan yang masuk melalui sisi kiri pertahanan Real Madrid. Saat itu Madrid menurunkan Marcelo pada pos bek kiri. Kala itu, Henrique yang berposisi sebagai gelandang kanan Wolfsburg berhasil membuat Madrid kocar-kacir.

Marcelo memang full-back yang sangat rajin melakukan overlap. Kemampuannya dalam melepas umpan silang dan penetrasi ke kotak penalti lawan menambah daya ledak serangan Madrid dari sisi kiri.

Namun, hal itu kerap kali menjadi bumerang. Wolfsburg adalah satu-satunya kesebelasan yang berhasil mengeksploitasi sisi kiri pertahanan Madrid. Apalagi saat itu, Madrid tampil dengan kekuatan terbaiknya, kekuatan yang memungkinkan akan ditampilkan sejak menit pertama pada laga final menghadapi Atletico Madrid kali ini. 


Kesimpulan

Pertemuan kali ini tak akan sama seperti pertemuan pada dua tahun silam. Tak ada nama Iker Casillas, Fabio Coentrao, Angel Di Maria, dan Sami Khedira di kubu Madrid kali ini, begitu juga dengan Thibaut Courtois, Miranda, Diego Costa, dan David Villa yang telah meninggalkan Atletico.

Partai final pun akan menyajikan penampilan terbaik kedua kesebelasan. Atletico tampil dengan tanpa satu pun pemain yang absen. Sementara di kubu Madrid hanya Raphael Varane yang absen karena cedera. Cristiano Ronaldo, yang sempat mengalami cedera menjelang laga ini, pun telah dipastikan akan tampil dengan kekuatan 100%.

Kedua kesebelasan memiliki kans untuk menang. Kedua kesebelasan memiliki kelemahan yang terilhat di lini pertahanan mereka. Tinggal bagaimana kedua kesebelasan mampu mengeksploitasi kelemahan lawan masing-masing.

Kami memprediksi Madrid akan menang untuk meraih trofi ke-11 Liga Champions mereka. Skema umpan silang bukan tak mungkin dilakukan oleh Madrid yang akan menurunkan Benzema, Bale, Cristiano di lini depan. Belum lagi Madrid tampil begitu meyakinkan semenjak dilatih Zidane. Sementara Atletico sempat mengendur menjelang musim berakhir setelah dikalahkan Bayern dan Levante secara beruntun. (SN-08)

SIMANTAB.COM – Manajemen Manchester United akhirnya mencapai kesepakatan dengan Jose Mourinho, untuk menangani The Red Devil musim depan. Pihak MU merencanakan, akan mengumumkan pengangkatan The Spesial One sebagai manajer baru, hari ini, Jumat (27/05/2016).

 

Disadur dari Tribun Medan, yang mengutip laporan kantor berita BBC, disebutkan, negosiasi alot selama tiga hari antara pihak Manchester United dan agen Mourinho, Jorge Mendes, berakhir Kamis (26/05/2016). Kedua belah pihak mencapai kata sepakat, tetapi belum ada penandatanganan kontrak. Alotnya negoisasi antara kedua belah pihak, dikabatkan karena citra pelatih asal Portugal.

 

Atas dasar itu jualah, manajemen Setan Merah mempercepat proses negosiasi dengan Mourinho. Mereka terbang ke London agar perekrutan Mourinho bisa rampung pekan ini.

Sky Sports melansir Mourinho dan terlihat bertemu dengan wakil presiden Man United, Ed Woodward, di salah satu hotel di London, Kamis (26/5/2016). Dia dipercaya sudah sepakat melatih di Setan Merah untuk tiga tahun ke depan.

Dari pengamatan Sky Sports, Mourinho meninggalkan rumah pukul 14.50 atau 20.50 WIB menuju sebuah hotel di pusat Kota London. Pukul 17.20 atau 23.20 WIB, Mourinho keluar dari hotel dengan menenteng boto anggur merah dan sejumlah dokumen. Posisi manajer MU tengah kosong sejak Senin (23/05/2016) seusai pemecatan Louis van Gaal. (Sn-02)

 

SIMANTAB.COM – Ajang bergengsi Yamaha Sunday Race (YSR) akan menuju puncaknya Sabtu-Minggu (28-29 Mei 2016) di Sentul International Circuit. Ajang balap yang diselenggarakan oleh Yamaha untuk mengakomodir hobi balap pengguna R Series ini telah sukses dalam dua seri sebelumnya pada Maret dan April lalu.

Pertarungan sengit dipastikan mewarnai race untuk menjadi jawara di YSR 2016 ini. “Antusias rider baik pro maupun dari komunitas sangat besar terhadap YSR. Seri 1 dan 2 bisa kita lihat semakin bertambah jumlah rider yang ikut berpartisipasi. Rider yang ikut juga punya ambisi untuk menang. Di seri 3 atau putaran final kali ini bisa saya pastikan akan semakin seru perebutan juara di seluruh kelas,” kata Robby Winaldy, Koordinator YSR PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), seperti dikutip dari viva.co.id

Seperti diketahui pada hasil seri 1 dan 2, persaingan juara di seluruh kelas selalu berubah. Ini menunjukkan peluang seluruh rider untuk menjadi sama besar. Apalagi, pada ajang YSR, Yamaha konsisten dan berkomitmen dalam meningkatkan riding skill rider melalui program Yamaha Riding Analyzer. Program yang ditujukan untuk menganalisis kemampuan riding pembalap ini banyak diminati oleh rider dan dijadikan pedoman evaluasi untuk menghadapi race selanjutnya.

”Skill rider di tiap seri semakin meningkat. Program Yamaha Riding Analyzer banyak memberikan kontribusi yang sangat baik terhadap riding skill pembalap. Setelah dua seri memahami skill berkendara dari Yamaha Riding Analyzer, di seri 3 ini akan banyak kejutan dari seluruh rider untuk bersaing menjadi nomor satu,” ungkap Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Di final YSR 2016, Yamalube juga akan memberikan reward untuk peserta yang menggunakan Oli Yamalube Racing dan pemenang (juara 1) dalam setiap kelasnya akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 1,5 juta dan special price.(SN-09)

SIMANTAB.COM - Semakin tingginya teknologi yang terus meningkat dalam industri otomotif sedikit banyak membuat para pengrajin otomotif mau tak mau harus mengikuti trend yang ada saat ini termasuk juga para pembut motor trail yang saat ini bisa di bilang cukup banyak di gemari masyarakat di Indonesia. Memiliki sebuah motor trail atau cross tentunya menjadi sebuah pilihan yang tepat dan pas untuk anda yang hobi melintasi jalanan off-road yang begitu banyak memiliki rintangan dan halangan.

Tetapi menariknya, dengan memiliki motor cross anda juga bisa menggunakan kendaraan tersebut bukan hanya di jalanan terjal yang penuh dengan rintangan melainkan anda juga bisa menggunakan motor yang satu ini di jalanan yang halus dan rata. Dilain sisi, saat ini bisa di bilang Indonesia banyak di penuhi dengan pilihan motor trail dari yang berharga puluhan juta rupiah hingga harga motor trail murah yang siap menggoda para pecinta motor trail dengan beraneka ragam kemampuan dan teknologi yang di sertakannya.

Dan bila berbicara soal motor trail, mungkin hampir semua masyarakat di Indonesia tahu betul dengan motor trail keluaran Kawasaki yang sudah terbukti cukup handal dalam melewati semua medan jalanan. Mulai dari Kawasaki seri KX hingga Kawasaki KLX dua seri tersebut cukup mencuri perhatian para pecinta motor trail di Indonesia. Selain harga motor trail kawasaki yang di bandrol cukup terjangkau, beragam teknologi canggih pun diselipkan di dalamnya sehingga membuat handling terasa nyaman dan aman. Bukan saja hanya Kawasaki, di Indonesia juga terdapat beberapa motor trail murah sepereti motor buatan Honda, Viar dan juga Suzuki, yang mana semua motor trail tersebut bisa menjadi satu pilihan cocok bagi anda yang saat ini sedang mencari motor trail murah dengan kualitas terbaik. Oya ada satu lagi nih motor trail yang juga cukup populer di Indonesia yakni motor trail dari KTM dengan seri KTM 250 SX-F. Nah bagi sobat otomotif yang lagi bingung mungkin rekomendasi Harga Motor Trail Murah berikut bisa bermanfaat.

 Motor Trail Murah Terbaik

6 Motor Trail Murah Terbaik

6 Motor Trail Murah Terbaik

1. Kawasaki KLX 150

Kawasaki KLX 150 menjadi salah satu motor trail murah dan terlaris di Indonesia yang cocok untuk anda pilih, dimana dengan harganya yang saat ini di bandrol Rp 26.800.000 juta rupiah, Kawasaki membuat kendaraan ini dengan membawa mesin 4 tak berteknologikan SOHC serta memiliki sistem pendingin berupa Air cooled serta mempunyai kubikasi mesin 144 cc yang dipadukan dengan transmisi dengan 5 speed. Dirangkainya motor yang satu ini dengan deretan teknokogi canggih terebut menjadikan Kawasaki KLX 150 dapat menyemburkan power maksimum 12 PS pada setiap putaran mesin 8000 rpm dan mampu memberikan daya torsi maksimum hingga 11.3 N.m setiap berada pada putara 6,500 rpm.

2. Kawasaki KLX 250

Kawasaki KLX 250

Kawasaki KLX 250

Bukan saja hanya memiliki motor Kawasaki KLX 150, Kawasaki ini juga memiliki motor trail murah lain yakni Kawasaki KLX 250. Motor ini sangat cocok bagi anda yang memiliki hobi adventure karena kendaraan ini memiliki power serta akselarasi yang cukup seimbang. Dimana power dan akseslerasi yang akan didapat berasal dari mesin 4 tak berekapasitas 249 cc berteknologi DOHC dengan 4 katup yang memiliki pendingin cairan serta di milikinya transimi dengan 6 percepatan. Sehingga tak heran bila motor trail murah ini bisa menyemburkan maksimum power 18.0 Kw per 9000 rpm serta torsi maksimum 21Nm per 7000rpm. Dan bila becakap masalah harga, anda harus membayar sekitar Rp 61.900.000 juta rupiaah untuk bisa membawanya pulang. 

3. Kawasaki KX 65

Kawasaki KX 65

Kawasaki KX 65

Masih dari koleksi motor trail murah kawasaki, kali ini ada Kawasaki KX 65 yang bisa menjadi pilihan baru untuk sobat otomotit yang sedang mencari motor cross murah. Selain desainnya yang ringan dan juga mungil, motor ini juga ditenagai mesin berkapasitas 64 cc dengan tipe mesin 2 tak. Yang menariknya dengan harga sekitar Rp 36.900.000, Kawasaki juga melengkapi kendaran ini dengan fitur hi-tech yang mana fitur ini sudah terbukti dalam dunia balap, jadi tak heran saat ini banyak masyarakat Indonesia yang menjadikan motor trail murah kawasaki KX 65 ini sebagai motor balap off-road. Terlebih selain tangguh dalam urusan mesin motor ini juga di buat menggunakan suspensi yang cukup sempurna untuk dapat melalui semua jalanan off-road yang di lalui.

4. Suzuki Trail DR200S

Suzuki Trail DR200S

Suzuki Trail DR200S

Diposisi keempat motor trail murah ada motor keluaran Suzuki dengan seri Suzuki Trail DR200S, motor ini hadir dengan mesin berkapasitas 199 cc dengan membawa 1 buah silinder 4 tak yang diperkuat dengan beberpa teknoklogi canggih, sehingga mampu membuat semburan tenaga yang cukup besar dan pastinya cocok untuk berpetualang di medan yang berat. Suzuki Train DR200S sebenarnya merupakan satu motor lawas yang di keluarkan Suzuki pada tahun 2014 lalu, namun dengan harga $4,499 atau sekitar 34 juta rupiah kendaraan ini masih cukup populer menjadi motor trail murah yang banyak di idolakan masyarakat Indonesia. Apalagi ditambahnya transmisi dengan 5 percepatan tentusaja membuatnya semakin gahar.

5. Viar Croos X200

Viar Croos X200

Viar Croos X200

Jangan salah, Indonesia juga punya salah satu pabrikan motor trail yang cukup ternama yakni Viar, yang mana pabrikan otomotoif ini berhasil menghadirkan Viar Cross X200 sebagai seri motor trail murah dimana bagi anda yang tertarik memilikinya saat ini andaharus mengeluarkan budget sekitar Rp 18.300.000 juta rupiah. Harga tersebut memang sangat pas dan cocok untuk sebuah motor besutan anak bangsa karena Viar Cross X200 sendiri memiliki mesin 4 tak dengan teknologi SOHC dan sudah menggunakan 5 percepatan. Kendati harganya jauh lebih murah di bandingkan dengan seri motor diatas, namun motor ini sama-sama memiliki tenaga 200 cc yang mampu membuat motor ini cukup mudah melalui berbagai jalanan.

6. Honda CRF250L

Honda CRF250L

Honda CRF250L

Bukan saja hanya Kawasaki, Suzuki dan juga Viar, anda juga bisa menjadikan Honda CRF250L sebagai pilihan tepat motor trail murah dengan tenaga yang prima. Pasalnya memiliki harga sekitar 60 jutaan, kendaraan ini mampu memberikan setiap penggunanya mearsakan kenyamanan. Hal ini tentu saja karena seperti namaya Honda CRF250L memiliki mesin berkapasitas 250 cc yang di perkuat dengan tipe mesin 4 tak berpendingin liquid dengan perbandingan kompresi 13.5 : 1. Tenaga yang di hasikan dari motor trail murah ini tentu saja tak usah lagi anda ragukan, apalagi Honda CRF250L juga di lengkapi dengan kerangka dan juga kaki-kaki yang cukup kokoh sehingga siap menerjang semua medan jalan yang. Sebenarnya masih cukup banyak seri motor trail murah yang dapat sobat otomotof pilih dan jadikan sebagai motor kesayangnya. Namun dari sekian banyak mungkin seri diataslah yang cukup banyak di gandrungi dan di incar pada pecinta motor cross, bukan saja hanya karena harganya yang murah, namun dari keenam motor trail murah yang ada di atas, hampir semuanya memiliki performa yang tangguh dan juga mantap karena memang didalamnya setiap masing-masing vendor memberikan serangkaian spesifiaksi dan juga mesin yang berkualitas. Nah bagaimana tertarik membeli motor trail murah yang mana sobat otomotif ?? “SALAM OTOMOTIF”

Advertisement

Top Stories

Grid List

SIMANTAB.COM - Sederet masalah kesehatan bisa terjadi pada tubuh seorang perokok. Rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Nikotin pada rokok menyebabkan adiksi atau kecanduan. Semakin banyak rokok yang dibakar, semakin tinggi tingkat kecanduan dan risiko penyakit yang mengintai.

Tak hanya berbahaya bagi si perokok itu sendiri, asap rokoknya pun meningkatkan risiko penyakit bagi perokok pasif atau mereka yang hanya sering terpapar asap rokok.

Berikut 8 masalah kesehatan yang bisa muncul akibat kebiasaan merokok, seperti dirangkum Kompas.com dari pelbagai sumber.

1. Kanker
Lebih dari 60 bahan kimia yang terkandung dalam rokok bersifat karsinogen atau menyebabkan kanker. Asap rokok dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh yang memicu pertumbuhan sel tidak normal.

Mulai dari kanker paru, kanker usus, kanker mulut, hingga kanker pita suara dikaitkan dengan kebiasaan merokok.

2. Penyakit paru obstruktif kronik
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan gangguan pernapasan kronik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, 92 persen pasien PPOK memiliki riwayat merokok.

Baik merokok maupun perokok pasif juga berisiko mengalami gangguan pernapasan lain, seperti asma, bronkitis, hingga tuberkulosis.

3. Jantung
Sebagian besar pasien penyakit jantung koroner atau yang pernah terkena serangan jantung adalah perokok. Rokok mengandung zat beracun yang menyebabkan kerusakan struktur otot jantung dan pembuluh darah jantung.

Nikotin pada rokok adalah "aktor" utama terjadinya penumpukan plak pada pembuluh darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

4. Stroke
Kandungan asap rokok, salah satunya nikotin, bisa merusak pembuluh darah, termasuk di otak. Aliran darah ke otak terganggu akibat sumbatan pembuluh darah di otak. Pada perokok, risiko terjadinya stroke lebih tinggi dibanding yang tidak merokok.

5. Kulit keriput
Kebiasaan merokok juga bisa menimbulkan masalah kesehatan kulit. Kandungan radikal bebas dapat membuat kulit keriput, kusam, dan kering. Dengan kata lain, merokok bisa mempercepat penuaan.

5. Hipertensi
Kandungan nikotin dalam rokok bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan keras karena penumpukan plak. Kondisi ini membuat jantung harus memompa lebih berat dan memicu hipertensi atau tekanan darah tinggi. Berawal dari hipertensi, bisa menimbulkan berbagai penyakit lain jika tekanan darah sering tidak terkontrol.

6. Diabetes
Asap rokok yang mengandung radikal bebas bisa mengganggu kinerja insulin yang dihasilkan pankreas. Padahal, insulin dibutuhkan tubuh untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Tanpa insulin, gula tetap berada dalam darah yang menyebabkan gula darah tinggi. Perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe dua.

7. Gangguan kehamilan dan janin
Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Ibu hamil yang merokok atau sering terpapar asap rokok dapat menghambat pertumbuhan bayi karena kandungan nikotin bisa menghalangi asupan nutrisi dan oksigen ke bayi melalui plasenta.

Ibu hamil perokok juga berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lebih rendah dan gangguan penyakit lain. Selain itu, wanita perokok juga berisiko mengalami infertilitas atau ketidaksuburan.

8. Disfungsi ereksi
Kandungan berbahaya dari asap rokok tak hanya menghambat aliran darah ke jantung maupun otak, tetapi juga ke organ vital, yaitu penis.

Terhambatnya aliran darah ke penis bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau ketika pria tidak bisa mencapai maupun mempertahankan ereksi. Kebiasaan merokok juga dapat menurunkan kualitas sperma pria yang menjadi salah satu faktor masalah vitalitas. (SN-01)

SIMANTAB.COM, Jakarta -  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina telah menikah lebih dari satu tahun lamanya. Dari rumah tangga itu, keduanya dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Rafathar Malik Ahmad. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina memang selalu menjadi sorotan publik karena kehidupan pernikahannya yang terlihat sempurna.

Namun, dibalik hubungan mereka, banyak juga masyarakat yang menilai hubungan mereka terlihat berlebihan, termasuk Ayu Ting Ting. Hal ini ia tunjukkan kala tampil di sitkom di salah satu stasiun televisi swasta seperti dilansir liputan6

Seakan-akan iri dengan kemesraan Raffi dan Gigi, Ayu Ting Ting melontarkan kalimat pedas terkait hubungan pernikahan sahabatnya. "Eh dasar norak lu, laki-bini (suami-istri) sok-sokan romantis lu, entar juga lama-lama lu bubar," ujar Ayu Ting Ting.

Memang, ketidaksukaan yang ditunjukan oleh Ayu Ting Ting tidak bermaksud benar alias bercanda. Tapi, karena candaannya yang termasuk kelewatan ini, ia malah dihujat oleh netizen.Mendengar perkataan Ayu Ting Ting, membuat para penonton serta Raffi Ahmad dan Nagita Slavina langsung kaget dibuatnya. Gigi pun langsung mengatakan,"Allahuakbar!" Sambil memeluk sang suami, Gigi tampak sangat terkejut mendengar kalimat yang terlontar dari salah satu sahabat sang suami. Raffi Ahmad pun tak kalah kaget. Wajahnya menunjukkan ekspresi ketakutan. 

Beberapa netizen pun langsung menuliskan kekesalannya karena omongan Ayu Ting Ting yang kelewatan. Kebanyakan dari netizen menyesalkan perkataan Ayu Ting Ting yang mungkin hanya sebatas bercanda saja.

Seperti salah satu netizen menuliskan, "Satu aja mba, kalo mau ngelucu ya ngelucu yg sehat, masa dari kemarin alasannya mau ngelucu atau apa kena imbasnya (kasus yg Katanya mau "ngelucu") anda dibayar loh, artis itu panutan fansnya, jd jangan buat kecewa fans2 kamu dengan perbuatan, jgn ujung2nya bilang khilaf, kasian mereka yg kena imbas dengan kata2 kamu, itu aja sih, ini kritik loh, bukan bashing ya, makasih." 

"Mgkn niatnya bercanda... tnp tau becandaan nya itu kelewat batas atau tidak... yaaa semoga raffi dan gigi bisa makhlumi aja terutama buat gigi pst bener kaget dgr becandaan dr ayu bgitu sabar yah gigi... mudah2an raffi dan gigi baik2 aja dan buat kak ayu sdkit dirubah yah tutur kata becandanya, goodluck buat kalian," tulis akun @putriaurellia13.

"Sekedar kritik aja smg ayu ting ting bisa menerima...candaan atau lawakan ny jgn brlebihan...niatny brcanda tp beda ora lain org beda persepsi saya lihat juga kaget..ko sampai ngomong bgtu yaa...giginya kaget bgt," tulis @asmarina0109.

Atau salah satu netizen yang merasa jengah dengan candaan Ayu Ting Ting yang semakin kelewatan, "kok mulut ayu makin hari makin ngejablak aja .. Ngehibur2 sih tapi gak segituny juga."(SN-02)

 

Upcoming Events

Advertisement

[Tab] Content Navigation - Article