SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Pemungutan suara yang tinggal 3 hari lagi, akan dikawal ketat oleh aparat keamanan seperti TNI Polri.

Tak tanggung, 3.000 personel dari 5 Polres akan diturunkan untuk melakukan pengamanan selama pelaksanaan Pilkada susulan berlangsung.

Seperti yang dilansir Metrosiantar.com, 5 Polres yang akan turun ke Kota Siantar adalah dari Polres Pematangsiantar, Polres Simalungun, Polres Serdang Bedagai, Polres Tebing Tinggi dan Polres Toba Samosir.

Demikian diungkapkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Dodi Darjanto dalam sambutannya di sela-sela acara penajaman visi dan misi para pasangan calon walikota dan wakil walikota di Hotel Sapadia.

Dikatakan Dodi, ada sebanyak 3.000 personel yang diturunkan untuk mengamankan jalannya pemilihan kepala daerah di Siantar. “Dan, seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) nantinya akan mendapat pengamanan ekstra,” katanya.

Untuk kekondusifan Pilkada, Dodi meminta seluruh pasangan calon bersikap arif dan bijak. Soal hasil siapa yang bakal unggul, biarlah masyarakat yang menentukan.

“Seluruh petugas TPS juga sudah dilengkapi panic button. Kalau ada gangguan di TPS manapun, begitu dilaporkan lewat panic button, maka ke-3.000 personel tadi langsung mendapatkan infomasi dengan cepat,” katanya.

Lanjutnya, Standby para personel itu dipusatkan di setiap kecamatan, bukan di Polres. “Dalam hal ini saya juga menyampaikan agar di Pilkada ini, setiap pasangan calon, harus  harus siap menang dan siap kalah. Dan, harus siap mendukung situasi aman,” jelasnya. (Sn-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here