SIMANTAB.COM – Pengawasan orang tua terhadap anak memang sangat perlu dilakukan. Apalagi saat anak melakukan kegiatan yang bukan seharusnya ia lakukan. Terbukti, akibat menambal ban sepedanya, bocah SD di Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun ditemukan tak bernyawa akibat kesetrum listrik alat penambal, Kamis (20/02/2020) sekira pukul 15.30 WIB.

MFH (11) diketahui sudah tak bernyawa oleh abang kandungnya saat abangnya baru pulang mencari rumput. Saat itu, di bengkel tambal ban milik ayah mereka, ia melihat MFH tergeletak dengan kaki menempel pada alat penambal ban yang terhubung arus listrik. Diduga akibat sengatan listrik dari alat penambal ban rakitan sendiri itu, korban meninggal dunia.

Dari keterangan yang diterima dari Polsek Perdagangan kaki korban terlihat ada luka bakar hingga hangus.

Kapolsek Perdagangan AKP Supendi membenarkan kejadian tersebut dan pihaknya sudah menyerahkan jasad korban kepihak keluarga. Ia menghimbau kepada orang tua agar lebih waspada atas tindakan atau perilaku anak-anak dibawah umur dalam setiap melakukan kegiatan sehari-hari. (Lud)

Tinggalkan Balasan