SIMANTAB.COM ā€“ Sangat disayangkan Rawat Inap Puskesmas Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu ketika mati listrik gelap tanpa ada penerangan otomatis, Selasa (26/5/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Sementara ada pasien yang sedang di rawat di ruang bersalin (RB) yang hendak melahirkan yang bermodalkan lampu senter dari Handphone, miris melihat keadaan tersebut.

Orang tua pasien Ano, sangat kecewa terhadap Rawat Inap Puskesmas Negeri Lama ketika mati lampu penerangannya sangat minim.

“Masak Puskesmas rawat inap seperti ini, anakku berharga, masak mereka cuma bermodalkan lampu senter dari Handphone, apa tidak ada mesin pengganti PLN ketika mati listrik,” ucapnya dengan nada emosi serta kecewa.

Kepala Puskesmas (Kapus) Negari Lama Sukiyem saat di konfirmasi Selasa (26/5/20) dengan nada lembut menjawab melalui selularnya bahwa mesin genset mereka rusak.

“Generatornya ada di belakang tapi rusak, kemarin itu udah kita ajukan untuk diperbaiki, itu ada petugasnya ketika mati lampu,” cetusnya dari balik seluler

Hasil pantauan wartawan di Rawat Inap Puskesmas Negeri Lama terlihat di ruang bersalin bermodalkan lampu senter dari Handphone sementara lampu LED Otomatis tidak ada terpasang diruangan tersebut.

Mati Lampu yang mengecewakan orang tua pasien hingga berteriak menjerit melontarkan kata-kata kecewa “Woy Lampu” terpantau wartawan mati berkisar 30 menit. (Azhari)

Tinggalkan Balasan