Pandemi Covid-19 Ubah Cara dan Gaya Berbisnis

Koran Simantab - 04/11/2020
Pandemi Covid-19 Ubah Cara dan Gaya Berbisnis
 - (Simantab.com)
Editor

Jakarta, simantab — Pandemi Covid-19 mengubah cara pengusaha dalam berbisnis. Perubahan ini mulai dari transaksi, cara berjualan, hingga produk mereka.

Investment Senator World Business Angel Investment Forum (WBAF) G-20 Muliandy Nasution mengungkap terjadi pergeseran yang dilakukan pengusaha dalam menjalankan bisnis mereka ketika pandemi Covid-19 terjadi. Salah satunya terjadi karena persaingan bisnis yang kian ketat.

“Covid-19 itu memunculkan pengusaha-pengusaha baru. Mereka itu yang kena PHK mau tidak mau jadi pengusaha. Pengusaha lama pun mau tidak mau harus pivoting,” ucap Muliandy dalam talk show ‘Pergeseran Kebiasaan Bertransaksi Dalam Masa Pandemi’ di Media Center #SatgasCovid19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (3/10).

Beberapa pengusaha sudah melakukan perubahan bisnis ini. Dari cara bertransaksi, banyak pengusaha yang sudah beralih menuju transaksi online. Selain itu ada perusahaan yang dulu hanya melayani korporasi kini mulai bekerjasama dengan pemerintah karena kondisi korporasi juga terkena dampak Covid-19.

Tak hanya itu, pengusaha yang biasa melakukan produksi baju pernikahan misalnya, juga mulai merambah pembuatan masker.

Pengurus BPP HIPMI/Bidang Keuangan dan Perbankan Hadi Nainggolan mengungkap perubahan semacam ini juga memunculkan peluang baru, misalnya perubahan kebiasaan bertransaksi yang memunculkan peluang bagi yang ingin menciptakan platform penyedia payment gateway.

“Ini peluang bisnis baru karena pertumbuhan transaksi model ini semakin tumbuh,” ucap Hadi.

Sementara itu, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Provinsi Bali, I Gusti Ayu Agung Inda Yudha, mengungkap pengusaha sektor wisata sendiri mengalami perubahan berkaitan dengan protokol kesehatan. Perubahan terjadi mulai dari sertifikasi protokol kesehatan bagi pelaku usaha hingga orientasi wisatawan domestik.

Sertifikasi ini berkaitan dengan penyediaan sarana #cucitangan pakai sabun hingga ruang yang cukup untuk #jagajarak.

“Sampai-sampai ketika kemarin menggelar tari kecak, ada jaga jarak dan penarinya #pakaimasker,” ucap Ayu.

(ayo/fjr)

Tinggalkan Komentar