11 Bangunan Terbakar di Ajibata, 2 Balita Selamat dari Kobaran Api

0
1998

SIMANTAB.COM, Tobasa – Ratusan warga mendadak heboh karena api mulai melahap 10 rumah dan 1 unit bangunan gudang di Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Selasa (14/03/2017) sekira pukul 08.30 WIB. Kepanikan warga meningkat ketika ada dua balita yang terjebak di salah satu bangunan.

“Saya melihat ada asap mengepul dan api sudah menyala dari rumah itu. Dan, saya mendengar jerit tangis anak-anak dari dalam rumah. Tanpa pikir panjang lagi, saya langsung menolong mereka. Anak-anak itu masih balita, umur 3,5 tahun dan 1 tahun 10 bulan,” ujar Welfrin Gurning sembari menunjuk salah satu rumah yang terbakar, seperti yang dikutip dari NewTapanuli.com.

Welfrin tampak terkulai lemas usai bertaruh nyawa saat menyelamatkan kedua anak tersebut. Ia juga sebenarnya merasakan kepedihan karena rumahnya juga turut terbakar.

Masih kata Welfrin Gurning, ibu anak-anak tersebut meninggalkan mereka di rumah dan pergi belanja ke Tigaraja (Parapat).

“Apinya begitu cepat membesar. Beruntung saya masih sempat menyelamatkan mereka,” ujarnya.

“Bahkan, barang-barang saya sendiri tidak sempat saya selamatkan. Ludes dilalap api dan tidak meninggalkan apa-apa lagi. Tidak sampai 30 menit, semuanya sudah ludes terbakar, ” imbuhnya dengan wajah pucat dan keringat yang mengucur deras di dahinya.

Dikatakan, api berawal dari rumah Domu Gultom dan dengan cepat merembet ke rumah di sebelahnya hingga akhirnya menghanguskan 11 unit bangunan.

Tak berapa lama, ibu dari kedua anak itu yang tiba di lokasi kejadian langsung memeluk erat dua anaknya dan menangis histeris. Terucap kalimat-kalimat syukur darinya karena anaknya bisa selamat dari kobaran api.

Saat diwawancarai, ibu ini hanya diam sambil menangis. Dia tampak syok.

Di waktu yang sama, mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Parapat, Kabupaten Simalungun tampak turun ke lokasi kejadian dibantu mobil tangki PT Aquafarm, sehingga api tidak merembet lagi ke rumah yang lain dan padam di bangunan ke sebelas.

Bahkan, mobil damkar dari Kabupaten Tobas Samosir (wilayah Kecamatan Ajibata) yang tak terlihat.

Kapolsek Lumban Julu AKP Hermansyah beserta anggotanya dan Danramil Lumban Julu Lettu Supriadi beserta anggotanya juga terlihat turun ke lokasi untuk membantu memadamkan api.

Usai api berhasil dipadamkan, para pegawai dari Pemkab Toba Samosir (Tobasa) tampak datang ke lokasi kebakaran ini dan menemui para korban.

Camat Ajibata Tigor Sirait yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan bahwa kerugian akibat kebakaran tersebut masih dalam penghitungan.

“Kita belum tahu berapa kerugian akibat kebakaran ini. Seluruh korban masih dalam keadaan syok,” ujarnya.

Berikut nama para korban kebakaran tersebut: Irfan Simbolon, Wagina alias Ma Anto, Br Manurung, Mangasi Sinaga, Welfrin Gurning, Domu Gultom, Fendi Sitio, Andi Sirait, Riama br Gurning, Marga Samosir dan pemilik gudang bermarga Simanjuntak.

Selain pemilik gudang, kesepuluh korban kebakaran tersebut merupakan warga yang mengontrak.

Penyebab kebakaran tersebut diduga dari arus pendek dan masih dalam penyelidikan Polres Tobasa. (Int)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.