Korupsi PDT 2012, 2 Lagi Tersangka Ditahan Ditkrimsus Polda Sumut

0
364

SIMANTAB.COM, Medan – Setelah melalui pemeriksaan yang panjang, akhirnya polda sumut resmi menahan 2 tersangka lagi kasus PDT, setelah JW ditahan beberapa waktu yang lalu, kini IN dan JM ditahan Subdit  III/ Tipikor Ditkrimsus Polda Sumut.

Dilansir Bareskrim.com, kedua tersangka tersebut, merupakan Sekretaris dan Bendahara panitia PDT 2012. Penangkapan dan penahanan tersebut dibenarkan Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Toga Habinsaran Panjaitan ketika dikonfirmasi awak media, Rabu (8/2/2017).

“Iya, sudah kita amankan. Sekarang masih dalam pemeriksaan,” kata Toga.

Sementara, Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Dedi Kurnia mengemukakan, penangkapan kedua tersangka dilakukan, (7/2/2017) malam kemarin. “Sudah tadi malam kita tangkap dan sudah kita tahan,” kata Dedi singkat.

Sebelumnya, penyidik Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut segera melimpahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dua tersangka dugaan korupsi Pesta Danau Toba (PDT) TA 2012 dengan kerugian negara Rp 841 juta lebih.

“Dalam waktu dekat berkas dua tersangka PDT atas nama HN dan JM kita limpahkan ke jaksaan,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, kemarin.

Namun, MP Nainggolan belum memastikan waktu pelimpahan berkas tersebut, karena penyidik masih melengkapi keterangan saksi. Dia hanya berharap berkas segera lengkap (P-21) agar secepatnya dilimpahkan tahap II (P-22) berikut tersangkanya. Terhadap keduanya tidak dilakukan penahanan karena dinilai kooperatif.

“Waktu pelimpahannya belum bisa ditentukan karena masih dilengkapi penyidik. Mudah-mudahan langsung P-21,” ujar MP Nainggolan.

Dijelaskannya, dugaan korupsi PDT itu disidik atas dasar LP No LP/143/VI/2014/SU/Simal/Reskrim tanggal 11 Juni 2014. Penyidik telah mengeluarkan Surat Pemberitahun Dimulainya Penyidikan (SPDP) No SPDP/88.a/VIII/2016/Ditreskrimsus tgl 18 Agustus 2016.

Berdasarkan penyelidikan dan penyidikan, dugaan korupsi PDT TA 2012 Provinsi Sumut dengan dana hibah sebesar Rp 3 miliar bersumber dari APBP Provsu telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 841.630.000. Tersangka disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU TPK).

Dalam kasus ini, terang MP Nainggolan, sebelumnya penyidik telah menetapkan tersangka Ir Jan Waner Saragih, selaku ketua panitia PDT dan Kadis Kehutanan Kabupaten Simalungun (sudah tahap II). ( SN-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.