3 Lawan 1, Hulman Tetap Unggul, Tidak Ada ‘Tiket’ Untuk Menggugat

0
164

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Sejauh ini Pasangan Hulman Sitorus-Hefriansyah Noor masih mendapat perolehan suara tertinggi yakni 55,35 persen. 46,5 persen harus dibagi pada 3 calon lainnya.

Dengan selisih yang begitu signifikan, tak ada satupun calon yang mendapatkan ‘tiket’ untuk mengajukan gugatan ke Mahkama Konstitusi (MK).

Dalam Undang-undang Nomor 8, Tahun 2015 Tentang Pilkada, pada pasal 158, dijelaskan syarat untuk mengajukan gugatan ke MK. “Untuk provinsi yang jumlah penduduknya dibawah 2 juta, syarat selisih suara adalah 2 persen. Untuk provinsi dengan jumlah penduduk 2 juta sampai 6 juta, selisih suara 1,5 persen dan 6 juta sampai 12 juta selisihnya 1 persen serta diatas 12 juta selisihnya 0,5 persen,” kata praktisi hukum Willy Sidauruk.

Sedangkan untuk kabupaten/kota katanya, jumlah penduduk dibawah 150 ribu selisih suara yang bisa disengketakan adalah 2 persen, 150 ribu sampai 250 ribu 1,5 persen, 250 ribu sampai 500 ribu 1 persen dan diatas 500 ribu selisihnya 0,5 persen. “Artinya, dengan perolehan yang cukup signifikan ini, berarti calon lain tidak dapat melakukan gugatan,” tutupnya. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.