Ada Aparat Yang Menghambat PAD di Labuhanbatu?

0
393

Labuhanbatu – Seputar ocehan PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah Labuhanbatu (Bapenda) H.Tomy Harahap yang mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 yang dibebankan ke badan yang dipimpinnya tidak rasional bila dibandingkan target di tahun sebelumnya. Yang diungkapkan H. Tomy Harahap, saat menjawab wartawan diruang kerjanya. Rabu (6/12/2017). ” Kalau mengacu regulasi yang ada, penambahan besaran target PAD tidak sebesar itu, namun kita akan upayakan mengingat masih ada waktu yang tersisa” sebut Tomy.

Diakui dirinya, sebagai kepala Bapenda gagalnya memperoleh target PAD, disebabkan beberapa kendala, diantaranya, karena sejumlah potensi pajak yang diback oknum tertentu, sehingga pihaknya kesulitan melakukan penekanan guna menarik pajak sesuai Perda. Seperti, pada galian C.

Ketika disinggung wartawan, atas adanya oknum aparat yang membekingi soal PAD seperti Perda Galian C kiranya melaporkan keatasannya (Bupati), ia menjawab.

“Mengenai lapor melapor kalau data belum valid kita kan ga harus menyampaikannya….appara,” tulis Tomy melalui Pesan Watsppnya Sabtu (9/12/2017).

Sedangkan, surat edaran Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si Nomor. 973/3681/1109/BAPENDA/2017 yang menyebutkan, Perihal : Himbauan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2017 telah mampu meningkatkan pendapatan daerah Kabupaten Labuhanbatu khususnya dibidang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Itu merupakan penjelasan Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Labuhanbatu H. Tomy Harahap, S.Sos, M.AP, Minggu (10/12) pagi melalui seluler menjelang akhir tahun anggaran 2017 ini. (Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.