Ada Tumor di Dada Bapak ini, Butuh Perhatian Pemerintah & Orang Dermawan

0
239

Labuhanbatu- Ada Tumor di dada bapak ini, dan butuh perhatian Pemerintah serta orang Dermawan. Namanya Sudirman (52), warga Dusun Siluman A, desa Tebing Linggaraha, Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu. Setiap hari ia harus terbaring lemas karena penyakit yang dideritanya.

Sosok pekerja kuli bangunan ini sehari-hari hanya dapat mengerang menahan sakit tumor di dada kanannya.

Ditemui di kediamannya, Sudirman didampingi istrinya Ruki Eriyani (47) menceritakan awal penyakit ganas itu dideritanya.

Kata dia, sejak Agustus 2017 lalu, dia sudah memiliki benjolan kecil sebesar bola pimpong di dada kanan. Selang empat bulan kemudian daging timbul itu kian membesar.

“Awalnya masih kecil. Tak mengganggu kerja. Tapi 4 bulan kemudian ukurannya semakin membesar,” ungkap Ayah dua orang anak ini.

Kemudian medio Nopember 2017,  benjolan itu terasa perih. Khawatir dengan cepatnya pertumbuhan benjolan itu, Sudirman kemudian berobat ke Puskesmas setempat.

Lalu, pihak Puskesmas Bilah Barat merujuk ke RSUD Rantauprapat. Hasil diagnosis, dia divonis menderita tumor. Karena minimnya sarana medis untuk menangani penderita Tumor, pihak RSUD Rantauprapat selanjutnya merujuk Sudirman ke RS Martha Friska Medan.

“Sejak tanggal 19 -27 Desember 2017,  kami di Medan. Menjalani beberapa perawatan medis,” aku  Ruki Eriyani istri Sudirman.

Setelah itu, mereka berulang kali harus ke Rumah Sakit tersebut. ” Setidaknya sudah 4 kali kesana,” ingat Sudirman.

Memang, untuk menjalani pengobatan Tumor ganas itu, dia dibantu dengan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pemilik kartu BPJS Kesehatan Mandiri No 0002310335537 ini mengatakan, sedikitnya dia mesti menjalani sejumlah perawatan lagi di RS Martha Friska Medan.

Namun, keluarga ini mengaku kesulitan dalam segi prekonomian. Tak ayal, Sudirman merindukan uluran tangan para dermawan yang bersedia membantunya.

” Seandainya ada yang mau membantu meringankan beban kami, kami sangat berharap,” ujarnya.

Dan, dia juga butuh rangkulan kepedulian pihak Pemerintah setempat. Karena hingga saat ini mereka belum pernah mendapat bantuan dari pihak pemerintah.

“Berharap bantuan para dermawan untuk membiayai perobatan saya. Karena saya masih membutuhkan minimalnya 7 kali menjalani kemoteraphy,” tandasnya.

Sementara itu, kalangan jurnalis Labuhanbatu yang tergabung dalam wadah Satuan Wartawan (Satwar) Polres Labuhanbatu merasa prihatin dengan kondisi Sudirman, penderita Tumor Ganas tersebut.

Seusai menyerahkan bantuan, Ketua Satwar Polres Labuhanbatu Aniko Rambe dan sejumlah pengurus lainnya mengaku bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian sosial para pekerja pers terhadap kondisi masyarakat.

“Ini hanya bentuk kepedulian kita dalam berbakti sosial,” ujarnya.

Tapi, mereka miris mengetahui masih adanya masyarakat Labuhanbatu yang hidup memprihatinkan dengan kondisi kesehatan tanpa perhatian pemerintah setempat.

” Bagaimana warga dapat hidup sejahtera jika Pemerintahnya tidak tanggap dengan kondisi kesehatan dari kalangan ekonomi lemah. Seharusnya Pemkab menginstruksikan jajarannya untuk mendata masyarakat yang butuh kepedulian dalam hal kesehatan. Kemudian merumuskan cara pengentasan persoalan itu,” tandasnya.(Abi). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.