Akibat Arus Pendek, Guru SD Terpanggang di Kamar Mandi

0
221

SIMANTAB.COM, Simalungun – Seorang guru SD meninggal dunia akibat kebakaran yang berawal dari hubungan arus pendek yang terjadi di kediamannya di Huta III, Nagori Sei Torop, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Rabu (15/04/2018) sekira pukul 02.30 WIB.

Api pertama kali diketahui saat korban Ahmad Sairun Sarumpaet (53) dan istrinya Salmiah br Sinaga mengetahui adanya api yang berasal dari dapur rumah mereka yang merupakan rumah dinas SD Negeri Inpres 097350. Saat itu, Salmiah keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sementara Ahmad mencoba mengambil air dari kamar mandi untuk memadamkan api.

Sayangnya api tak dapat dipadamkan, api yang semula membakar dapur mulai merambat hingga ke gedung rumah serta membakar rumah lainnya yang berdampingan dengan kediaman mereka. Ahmad yang terjebak di kamar mandi tak bisa berbuat apa-apa.

Api baru bisa dipadamkan setelah satu jam lebih dan Ahmad baru bisa dievakuasi dari kamar mandi setelah api padam. Salmiah terus saja menangis melihat jenazah suaminya hangus terpanggang di kamar mandi.

Kapolsek Bosar Maligas, AKP R Siregar membenarkan kejadian itu dan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi. “Korban meninggal akibat kehabisan udara karena terjebak di dalam kamar mandi, akibat kebakaran empat rumah yang dihuni tiga kepala rumah tangga itu 1 penghuni rumah dinyatakan meninggal dunia dan kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 150 juta,” jelasnya.

Mengenai penyebab kejadian kebakaran itu, pihaknya menduga bahwa kebakaran itu berasal dari hubungan arus pendek di salah satu rumah yang menyebabkan api. (Lud)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.