Ambil Selang dan Mesin Air, 4 Pria ini Masuk Bui

0
393

SIMANTAB.COM, Simalungun – Empat pria diamankan Sat Reskrim Polsek Saribudolok karena mencuri dan penadah mesin pompa air dan selang air. Kini, keempatnya mendekam di sel tahanan Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pencurian itu terjadi pada hari Senin (27/02/2017) sekira pukul 15. 00 WIB, di dalam gudang Sukadame, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun.

Saat itu, Darwin Girsang (44) sedang bersama sama para pelaku yakni Joni Ginting (19), Jenris Manik (24), Jolan Sipayung (20) merupakan pekerja Darwin. Saat itu, Darwin berangkat menuju Kota Medan dan masih melihat barang miliknya berupa 1 unit mesin pompa beserta selangnya masih ada di dalam gudangnya. Saat itu, sekira pukul 18.00 WIB korban kembali dari Kota Medan dan menuju gudang miliknya dan ternyata barang miliknya berupa mesin pompa dan selangnya tidak ada lagi sehingga korban berusaha untuk mencarinya dan karena tidak ditemukan.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Saribudolok dan hasil penyelidikan polisi mendapati 3 orang pekerja Darwin sebagai pelaku pencurian dan seorang lagi yang diketahui bernama Jakaria Karo Sekali (44) sebagai penadah.

Dari keterangan para pelaku, saat itu mereka sedang bekerja di ladang Dolok Pangaribuan untuk memotong tanaman kol, pada saat itulah tersangka Joni dan Jenris berniat mengambil barang milik korban berupa mesin pompa dan selangnya tersebut, saat itu sekira pukul 12.30 WIB para tersangka pulang dari ladang dan langsung menuju gudang milik korban. Sebelum tiba di gudang terlebih dahulu para tersangka mendatangi tersangka Jakaria di Jalan Veteran, Kelurahan Saribudolok, Kecamatan Silimahuta, untuk menanyakkan apakah mau membeli barang berupa mesin pompa.

Saat itu, Jakaria menyuruh para tersangka untuk membawa mesin pompa kebengkelnya di Jalan Veteran, para tersangka berangkat dari Jalan Veteran menuju gudang penyimpanan mesin pompa dimaksud di Sukadame dan para tersangkapun mengambil mesin pompa beserta selangnya dari dalam kamar gudang milik korban , setibanya di Jalan Veteran para tersangka menyerahkan mesin pompa dan selangnya tersebut kepada tersangka Jakaria dan mereka negoisasi masalah harga penjualannya dan disepakati senilai Rp 650 ribu.

Hasil dari penjualan mesin pompa tersebut dibagi-bagi oleh para tersangka. Jenris mendapatkan uang sebesar Rp 150 ribu, tersangka Joni mendapatkan uanh sebesar Rp 100 ribu, sedangkan tersangka Jolan mendapatkan uang sebesar Rp 100 ribu sedangkan sisanya dipergunakan para tersangka untuk kebutuhan membeli makan, minum dan rokok.

Kapolsek Saribudolok, AKP B Manurung membenarkan hal ini. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku. (Dol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.