Arist Merdeka : Siantar Simalungun Darurat Kekerasan Terhadap Anak

0
279

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Arist Merdeka Sirait menilai bahwa Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar merupakan daerah darurat kekerasan terhadap anak.

Dihubungi Simantab.com melalui selularnya, Arist mengatakan bahwa kondisi darurat itu terjadi dengan memingkatnya kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Siantar Simalungun beberapa tahun terakhir.

“Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar adalah daerah yang sangat darurat dengan kasus kekerasan terhadap anak. Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab, diantaranya terjadinya bencana teknologi yang semakin tak terbendung dan pengaruh narkoba serta minuman keras yang dijual bebas,” katanya.

Untuk mengantisipasi semakin banyaknya korban kekerasan terhadap anak perlu dilakukan gerakan anti kekerasan terhadap anak. “Misalnya gerakan sekampung untuk menjaga anak, artinya orang tua, masyarakat dan pemerintah desa sama-sama menjaga anak-anak di daerah itu agar terjauh dari bahaya predator yang akan memangsa anak-anak,” kata pria kelahiran 1960 ini.

Selama Setahun, Murid SD Jadi Budak Seks Tetangganya

Pria berjanggut ini mengakui bahwa penegakan hukum untuk kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar memang terkesan lambat sehingga banyak kejadian serupa yang kasusnya terhenti. “Kita bisa cek berapa banyak kasus yang belum terselesaikan di Pematangsiantar dan Simalungun itu. Kita minta supaya penegakkan hukum terhadap pelaku kekerasan terhadap anak diberikan hukuman yang maksimal dan sudah sangat diperlukan hukuman kebiri diberlakukan,” ungkapnya.

Pendiri Yayasan Kompak ini menjelaskan, dalam upaya mengobati untuk mengembalikan psikologis korban kekerasan terhadap anak Pematangsiantar Daerah perlu menyediakan wadah atau tempat bahkan tenaga ahli (Psikiater, red) agar psikologi anak kembali normal dan bisa berbaur dengan masyarakat.

“Dalam hal ini, Dinas Sosial Pemdasetempat harus menyediakan wadah bagi korban kekerasan anak, dan hal ini juga perlu mendapatkan dukungan dari penegak hukum dan masyarakat. Karena anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi negara ini,” tutupnya. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.