Badan Pendapatan Akan Kaji NJOP di Simalungun 

0
246

SIMANTAB.COM, Simalungun – Dengan dibentuknya Badan Pendapatan Daerah di Kabupaten Simalungun, yang disesuaikan dengan PP 18 Tahun 2016, maka dapat digunakan untuk menggali potensi pendapatan pendapatan asli daerah yang ada di kabupaten Simalungun. Tentunya langkah langkah yang akan dilakukan, menurut Mixnon Andreas Simamora, sebagai kepala Badan Pendapatan dikabupaten itu, kepada wartawan, Rabu (01/02/2016), dengan menghimpun, mendata dan memverifikasi potensi pendapatan. Salah satu contohnya pengkajian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di kabupaten itu.

” Kita berharap semua sektor yang belum digali dapat digali, dan yang sudah digali semakin ditingkatkan. Contohnya sektor pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ini sejak dipindahkan dari Pratama di tahun 2012, belum pernah ada penyusuaian tarif NJOP, kita akan coba melihat hal itu,” ungkap Mixnon, diruangannya sekitar pukul 11.30 WIB. Lalu, sambung dirinya bahwa untuk pajak pajak restoran dan rumah makan akan dicoba lebih intens untuk ditingkatkan.

Diketahui untuk pencapaian pajak di pada pemerintah kabupaten, ujar Mixnon, untuk tahun 2016 terdapat sebesar Rp 119 M. Sedangkab ditahun 2017 target meningkat menjadi Rp 213 M. “Memang ada dari sektor dari pemamfaatan aset, namun diluar itu kita prediksi nilai pendapatan akan naik 30%. Nah untuk memperoleh peningkatan inilah kita melakukan penggalian dan peningkatan, ” ujarnya seraya mengungkap bahwa Badan Pendapatan dibentuk juga untuk memberhasilkan pendapatan asli daerah (PAD).

Kembali kepada NJOP, Mixnon menerangkan bahwa semenjak tahun penyerahan itu, pengkajian belulah pernah dilakukan. Padahal, untuk perubahan denah daerah telah terjadi. Contohnya seperti lokasi daerah yang dahulunya merupakan jalan kecamatan telah berkembang menjadi jalan protokol atau kabupaten. ” Perubahan nilai NJOP ini membantu masyarakat, meningkatkan nilai aset mereka. Selain itu, kita juga akan memfokuskan kepada BPHTB, ” ungkap Mixnon.

Kemudian Ia juga berujar, bahwa dengan keberasilannya daerah dalam meningkatkan nilai pendapatan dapat membuktikan tentang kemandirian daerah guna kemajuan. Ini akan menjadi penilaian pemerintah pusat dan dapat dilihat oleh pemerintan atasan. “Simalungun kabupaten besar, kita juga harus besar dari pendapatan asli daerah. ” tutup Mixnon. (Die)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.