BeDe Narkoba Paling Dicari se Labuhanbatu Ditangkap. BB 139 Gram Sabu

0
344
Mohammad Hendrik alias Acin, berikut rekan-rekannya yang diamankan polisi. Menurut poisi, Hendrik allias Acin adalah salah satu bandar narkoba paling dicari se Labuhanbatu Raya.

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Muhammad Hendrik aias Acin (35), bandar sabu paling dicari se Labuhanbatu Raya akhirnya ditangkap polisi. Ia ditangkap tim yang dipimpin Kanit Idik Iptu TR Sitompul, Kamis (23/06/2016) malam. Barang buktinya, 139 gram lebih sabu-sabu. Wow!!

Namun, Acin tidak sendiri. Dalam penggerebekan di kompek perumahan Puo Intan Ujung Bandar itu, polisi meringkus 3 orang rekannya, yakni Ubai Dullah, Supriadi, dan Eko Syahputra. Ke empat orang ini berhasi diciduk, setelah polisi berhasi membuat Nilon alias Alung (32), seorang bandar sabu yang terlebih dahulu ‘menyanyi’.

“Ini adalah rangkaian pengungkapan. Yang pertama ditangkap itu, Nilon alias Alung, lalu dikembangkan hingga tersangka lain ini ditangkap,” jelas Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardie, melalui AKP MJ Siregar, dan Iptu TR Sitompul ketika dihubungi dari Medan.

Barang bukti sabu yang disita polisi dari Acin dkk.
Barang bukti sabu yang disita polisi dari Acin dkk.

Menurut polisi, Alung berhasil diamankan polisi, saat berpapasan di Jalan Masjid, gang Nenas, Rabu malam lalu. Ketika itu, polisi melihat Alung melemparkan kotak rokok berwarna gelap, yang sebelumnya ada dalam genggamannya. Nah, saat diperiksa, ditemukan satu paket sabu berukuran sedang di dalamnya.

Meski bungkam di awal pemeriksaan mengenai asal-usul sabu miliknya itu, polisi berhasil membuat Alung ‘bernyanyi’, dan menyebut nama Muhammad Hendrik alias Acin sebagai pemasok sabu tersebut. Polisi kemudian melakukan pengejaran, dan berhasil menggerebek kediaman Acin, yang malam itu ketepatan sedang menggelar pesta sabu di kediamannya.

“Dari penggerebekan di kediaman Acin ditemukan barang bukti lain. Yakni: satu paket sabu seberat 1 ons (100 gram), satu paket sabu seberat 15,55 gram, lima paket sabu seberat total 10, 52 gram,  bong, pil ekstasi, dan timbangan digital. Total keseluruhan barang buktinya, kurang lebih 139 gram atau senilai Rp140 juta jika dikonversikan ke rupiah,” demikian jelas Kapolres.

Polisi juga mengakui, jika Acin adalah salahsatu target operasi polisi untuk kasus narkoba. Hanya saja, selama ini, ia selalu berhasil lolos dari kejaran polisi, meski berulangkali namanya disebut oleh anak buahnya yang tertangkap. Pun mengenai status ke rekan-rekan Acin yang ditangkap itu, menurut Kasat Narkoba, mereka adalah kaki tangan Acin dalam menjalankan bisnis terlarang tersebut. “Pemilik sabu itu, si Acin. Yang lain, kawan dia. Ada yang jadi agen, tukang pikul, dan sekadar pemakai,” tandasnya. (Wan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.