Berkas Tak Siap, Bawaslu Pertanyakan Kesiapan KPU Sumatera Utara

0
918

MEDAN – Persidangan gugatan pasangan bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Sumatera Utara JR Saragih dan Ance Selian kembali digelar, kali ini mengagendakan pembacaan pembelaan termohon dalam hal ini pihak KPU. Namun, di persidangan tersebut kesiapan dari KPU dipertanyakan oleh Bawaslu.

“Mengapa berkas dari jawaban termohon belum siap? Apalagi di siding hari ini, kami dari Bawaslu dan pihak termohon dalam hal ini pihak JR Saragih dan Ance Selian juga harus menunggu persidangan dimulai. Alhasil, persidangan menjadi mundur atau molor satu jam dari jadwal yang sudah ditentukan,” tegas Ketua Majelis Musyawarah Sengketa Penetapan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Hardy Munthe di Bawaslu, Medan, Sumatera Utara, Jumat (23/2/2018).

Diakuinya, ketidakkesiapan dari KPU sebagai termohon dalam agenda pembacaan termohon ini memiliki banyak hal diantaranyabelum ada berkas yang dirangkap, kemudian berkas juga belum dilegalisir serta berkas belum ada yang ditandatangani satu pun.

“Karena semua belum siap, maka tidak ada lagi toleransi dari KPU untuk tidak menyerahkan kelengkapannya kepada sekretaris. Mengingat waktu persidangan sangat singkat yakni hanya 12 hari,” bebernya.

Meski demikian, dalam persidangan meskipun berkas belum rampung serta belum selesai dibenahi atau diselesaikan oleh KPU tetapi bagi Bawaslu pembacaan pembelaan dari termohon dianggap hanyalah secara lisan saja.

“Sekali lagi berkas sudah harus selesai besok, sehingga tidak ada perbedaan antara pemohon dan termohon. Meskipun pembacaan pembelaan dari termohon sudah dibacakan ini dianggap lisan saja karena masih banyak perbaikannya,” cetusnya.

Ketidaksiapan dari KPU, maka anggota KPU dari Divisi Hukum Iskandar Zulkarnain berkilah bahwa belum selesainya berkas diakibatkan banyaknya jadwal pekerjaan yang harus diselesaikan oleh KPU Sumatera Utara.

“Mohon maaf pak ketua, mengingat situasi di KPU memiliki pekerjaan yang padat maka dapat disampaikan bahwa kami siap besok seluruh berkas termasuk bukti yang diajukan,” kilahnya.

Selain itu, KPU Sumatera Utara beralasan kepadatan pekerjaan diakibatkan adanya rapat koordinasi KPU dengan 33 Kabupaten Kota untuk di 2019 dan baru berakhir hari ini.

“Alasan lain yakni Bapak Benget baru tiba dari Pekanbaru karena ada urusan pekerjaan yang harus diselesaikan. Oleh karenanya kami meminta maaf atas keterlambatannya,” tukasnya. (Ed)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.