Berniat Melarikan Diri ,  6 Tahanan Polres Indragri Hulu Todongkan Pistol ke Petugas Jaga

0
432

Riau – Sebanyak enam orang tahanan di Polres Indragiri Hulu,Riau mencoba melarikan diri dengan menodongkan senjata api merk Walter ppk I.S COL 32 ke petugas jaga tahanan pada 6 Maret 2018 sekitar pukul 17.15 wib.

Brigadir Munawir Al Hilal dan Bripda Damendra Cendana pada saat kejadian bertugas sebagai penjaga tahanan,dimana pada saat itu Tahanan kamar no 2 Polres Indragiri Hulu memanggil Bripda Damendra untuk meminta obat salap kulit.

Ketika obat salad diserahkan , tahanan bernama Hendrio menarik tangan Bripda Damendra,sementara tahanan bernama Dedi Saputra bertugas memegang kaki Bripda Damendra sedangkan tahanan yang bernama Alexander meminta kunci sel sambil menodongkan Pistol sembari mengancam akan menembak Bripda Damendra.

Bripda Damendra berhasil melepaskan pegangan tangan kanan setelah mengaku tidak memiliki kunci sel tahanan tetapi karena tangan kirinya masih dipegang oleh Hendrio,Bripda Damendra akhirnya berteriak minta tolong.

Mendengar rekannya minta tolong,Brigadir Munawir,Brigadir Alharis,Bripda Rido Fardika datang membantu.

Melihat tahanan bernama Alexander memegang pistol lari keluar dari sel dan menembakkan senjata apinya berulangkali ke arah gembok pintu sel,Bripda Damendra menyandarkan tubuhnya ke dinding sel untuk berlindung.

Alexander kehabisan peluru dan mengisi magazen,melihat ada kesempatan Bripda Damendra lari keluar pintu sel dan menggembok dari luar sementara Alexander setelah mengisi magazen tetap melakukan penembakan ke arah gembok.

Adanya suara tembakan di ruang sel tahanan,personil Polres Indragiri Hulu pun menjadi ramai oleh personil.

Dipimpin kabag Ops Kompol A.Salmi pengepungan dan negosiasi pun dilakukan.Alexander berhenti menembak karena gembok tidak berhasil dibuka dan melempar senpinya keluar kamar sel, yang belakangan diketahui senpi tersebut milik Alexander warga jalan Kongsi IV Air Molek yang dibeli dari Saidi seharga Rp.15.000.000 dan diseludupkan istrinya ke sel tahanan lewat bungkusan makanan tas plastik hitam pada waktu bezuk tahanan pada hari Selasa,6 Maret 2018 pukul 10.30 wib.

Setelah Alexander membuang senpinya,petugas pun bergerak mengamankan tersangka bersama 6 orang tahanan satu ruangan sel nya ,diantaranya Hendrio ,Fransiskus Hutabarat ,Dedi Saputra,Agus Sulistio dan Rian Danika. (D7).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.