BPK Perwakilan Sumut Kunjungi Pemkab Labuhanbatu

0
17
Kunjungan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara ke Pemkab Labuhanbatu

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Dra VM Ambar Wahyuni MM Ak, Rabu pagi (23/1/2019) mengunjungi Pemkab Labuhanbatu. Mereka  disambut Sekdakab Ahmad Muflih SH MM, Inspektur Kabupaten Zainuddin Harahap SH MM dan Kepala BPKAD Indra Sila S.Sos di Kantor Bupati Labuhanbatu.

Kepada rombongan BPK RI Perwakilan Sumut itu, Ahmad Muflih berharap kunjungan itu dapat memberikan pencerahan dalam rangka penyiapan laporan keuangan Tahun 2018 dan manajemen administrasi keuangan, Pemkab Labuhanbatu.

“Selain dalam rangka tugas kedinasan, kunjungan BPK ini juga untuk membangun dan mempererat silahtuhrahmi antara Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara,” urai  Ahmad Muflih meyakinkan Asisten, Kepala OPD, Kabag dan seluruh Camat yang hadir saat itu.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara Ambar Wahyuni mengatakan, tahun lalu Labuhanbatu menyerahkan laporan keuangan pada tanggal 19 Maret, lebih cepat dari Kabupaten/Kota yang lainya, tetapi permasalahannya masih banyak. Dari 32 Pemda di Sumatera Utara yang sudah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) baru 14 Pemda, dan yang menyerahkan leporan keuangan tepat waktu sebelum 31 Maret ada 22 Pemda termasuk Pemda yang sudah WTP.

Masih kata Ambar Wahyuni, untuk Dinas PUPR ada tanah di bawah jalan yang dihitung belanja modal, dan ada juga tanah yang belum dinilai. Untuk itu mereka sudah rekomendasikan menggunakan NJOP, yang sudah diserahkan dari KPP Pratama. Dalam hal penggunaan belanja pegawai,  paling banyak ada di DPRD sebesar Rp 6,000,000,000 termasuk belanja modal yang mengakibatkan pengecualian.

Di penghujung arahannya, Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara itu meminta kepada Kepala Bapenda agar mengimbau para Camat mempercepat penyelesaian validasi 7 kecamatan yang belum selesai.

“Kemudian untuk masalah asset supaya dibentuk tim Kabupaten. Harus ada koordinatornya dan langsung melaporkan ke bidang asset melalui handpone,” jelasnya.

Akhir pertemuan, Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara memberi cindera mata kepada Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih.

Rel/Abi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.