Buang Limbah ke Sungai, Rapi Tekhnik Didemo Warga

0
186

SIMANTAB.COM, Bangun – Puluhan masyarakat Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, melakukan unjuk rasa agar  Pabrik Kelapa Sawit (PKS) CV Rapi Tekhnik tak lagi membuang limbah ke sungai Bah Bolon yang ada di belakang pabrik yang ada di Jalan Asahan, Nagori Pamatang Asilum, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sabtu (24/09/2016) pagi.

Pangulu Nagori Sahkuda Bayu, Suyetno mengatakan, unjuk rasa yang dilakukan masyarakatnya karena selama ini masyarakat sudah banyak dirugikan atas tindakan yang dilakukan perusahaan kelapa sawit itu. “Hari ini saja, ikan petani mencapai 3 ton lebih, ini dikarenakan limbah yang dibuang PKS itu. Kita sudah melakukan investigasi, jadi kita tahu dimana mereka (PKS, red) buang limbah,” kata panguli yang baru dilantik menjadi pangulu.

Rapi Tehknik Buang Limbah ke Sungai

Orang nomor satu di pemerintahan Desa Sahkuda Bayu ini mengatakan, ia sendiri sudah beberapa kali melakukan investigasi langsung di aliran sungai Bah Bolon. “Kami waktu investigasi jam 03.00 WIB pagi. Jadi masyarakat tahu kalau mereka menyebabkan air sungai beracun. Sekarang air kalau mereka buang limbaj airnya hitam, akhir-akhir ini ada sekitar seminggu ini, limbah yang dibuang warnanya keruh. Tapi bau dan buat gatal-gatal,” katanya seraya mengatakan luas perkolaman ikan di daerahnya mencapai 90 hektar.

Ditambahkan pangulu dua periode ini, rencana kedepannya, hari Senin (26/09/2016) masyarakat akan menyampaikan surat keberatan kepada pemerintah nagori dan selanjutnya pemerintah nagori akan menyampaikan surat tersebut ke Bupati Simalungun, Kapolres Simalungun, Dandim 0207 Simalungun, Korem. “Kita akan sampaikan hal ini ke Kementerian dan juga Gubernur,” tambahnya. (Deo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.