Diduga Dualisme Kepemimpinan, SPTI Labuhanbatu Berunjuk Rasa

0
72

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Ratusan massa Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) se Labuhanbatu berunjukrasa ke Platinum Hotel di jalan SM Raja Rantauprapat, Jumat (8/9/2017).

Mereka mendesak sejumlah penghuni hotel tersebut agar keluar dan meninggalkan hotel dan kota Rantauprapat.

Dalam aksinya, massa memajangkan sejumlah media luar dengan beberapa tuntutan. Serta, massa berteriak-teriak menandakan kekesalan terhadap penghuni hotel atas nama Surya Bakti Batubara cs yang dituding berencana mengobok-obok kepengurusan DPC SPTI Labuhanbatu.

Mereka menuding Surya cs di dalam Platinum Hotel sedang melakukan pembentukan Kepengurusan SPTI tandingan di Labuhanbatu.

“Kami akan bubar dan meninggalkan Hotel kalau Surya cs pergi dari Rantauprapat,” kata Ketua SPTI Labuhanbatu H Abdul Rahman Rambe didampingi Wakil Ketua DPC SPTI Mansyur Abidin dan Wakil Bendahara Malinton Pakpahan.

Mereka mengatakan, Surya Bakti Batubara merupakan mantan Ketum SPTI Pusat yang kalah dan digantikan  CP Nainggolan hasil Munas di Jakarta tgl 27 – 28 Agustus 2017. “Dia sudah tidak Ketum lagi. Apa urusannya membuat dualisme kepengurusan di Labuhanbatu,” imbuh mereka.

Sementara, kepengurusan Abdul Rahman Rambe masih sah sesuai hasil Muscab SPTI Labuhanbatu  April 2016.

“Kenapa bakal dibentuk SPTI Labuhanbatu tandingan yang menunjuk Sariaman Siringo-ringo sebagai Ketua dan Sekretarisnya Suherlin Daulay,” ujar mereka.

Pantauan Wartawan di dalam Restoran Platinum Hotel terlihat sejumlah pria mengenakan baju seragam SPTI.

Sedangkan,Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu AKP Frans Simanjuntak terlihat sedang berkomunikasi dengan pihak Surya Bakti Batubara. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.