Dirut RSUD Gunungtua : Tidak Benar Ada Perlakuan Istimewa Terhadap THL

1
170

Simantab. Com, Paluta-Terkait dengan pemberitaan tentang dugaan pegawai tenaga harian lepas (THL) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungtua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) atas nama Hatif S Harahap yang sering bolos kerja dan mendapat keistimewaan sebagai pegawai di RSUD Gunungtua ternyata tidak benar.

Hal tersebut diketahui setelah ditelusuri secara mendalam dan keterangan dari pihak RSUD Gunungtua yakni melalui direktur RSUD dr Juli Nasution serta konfirmasi dan klarifikasi langsung dari THL Hatif S Harahap yang mengatakan bahwa semua dugaan yang diberitakan sebelumnya adalah tidak benar.

Direktur RSUD Gunungtua dr Juli Nasution dalam keterangannya menyebutkan bahwa terkait adanya pemberitaan beberapa waktu lalu tentang THL yang tidak masuk kerja di karenakan sedang menjalani proses pemeriksaan di Kejari Paluta terkait adanya laporan atas pelaksanaan anggaran di RSUD Gunungtua.

“Tidak benar ada perlakuan istimewa, kalau masalah tidak hadirnya itu selalu ada keterangan dan izin dari kita,” terangnya, Kamis (4/10/2018).

Terkait dengan konfirmasi dari salah satu pegawai RSUD Gunungtua yang mengatakan bahwa yang bersangkutan kerap mengerjakan proyek atau mendapatkan proyek di tempat kerjanya tersebut, ternyata tidak ada bukti-bukti ataupun fakta yang menyangkut dengan hal tersebut.Hal ini dikarenakan segala proyek yang ada di RSUD Gunungtua itu melalui dinas yang membidanginya dalam hal ini Dinas PU Paluta.

“Pengerjaan proyek disini khan diserahkan kepada pihak Dinas terkait,” ucapnya.

Tambahnya, dalam pengerjaan proyek juga harus memiliki perusahan, sedangkan yang bersangkutan tidak memiliki perusahaan atau pun CV untuk mengerjakan proyek.

“Kita perlakukan semua THL di RSUD Gunungtua ini sama dan apabila kita tegur dengan lisan tidak bisa, maka akan kita tegur dengan tulisan,” ucapnya.

Senada,Hatif S Harahap yang dituding mendapat perlakuan istimewa dan sering bolos kerja juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir ia tidak masuk kerja karena sedang menjalani proses pemeriksaan sebagai saksi di Kejari Paluta.

“Saya tidak masuk kerja karena dipanggil untuk memberikan keterangan di Kejari Paluta dan saya juga meminta izin kepada direktur,” katanya.

Karena itu, ia juga berharap agar hal ini tidak dipermasalahkan lagi serta sudah menerima penjelasan dan pemahaman langsung dari semua pihak di RSUD Gunungtua.

Terkait keterangan dan informasi dari salah seorang staff di RSUD Gunungtua tentang adanya proyek yang ia kerjakan, ternyata adalah kesalah pahaman dan sudah diklarifikasi langsung serta kedua belah pihak masing-masing sudah saling memaafkan atas pemberitaan sebelumnya.(febri)

1 COMMENT

  1. Makanya jgn suka fitnah org… Dicari dulu sebabnya… Lagian masih bnyk berita yg lbh pntg dr ni,,yg lbh dbutuhkan masyarakat…!!trus klo mau buat inisial tu singkatan nama,, bukan mnyebutkan semua nama…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.