Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK, Mantan Ketua DPRD Asahan Pasrah

0
244
H Bustami HS

SIMANTAB.COM – Mantan ketua DPRD Kabupaten Asahan, Bustami HS, mengaku pasrah, dan iklas berhadapan dengan KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga anti rasuah tersebut. Ia mengaku, hal tersebut sudah menjadi resikonya sebagai pejabat publik.

“Senin tanggal 30 lalu saya sudah dipanggil penyidik KPK di Jakarta. Saya pasrah, ikhlas,” kata Bustami, seperti dilansir Tribun Medan.com.

Menurut Bustami, hingga saat ini belum ada tawaran bantuan hukum yang diberikan partainya. Kendati demikian, Bustami mengatakan bahwa dirinya akan mengikuti setiap proses hukum. Bustami juga mengungkapkan tanggapan pihak keluarga terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus yang menyeret sejumlah pejabat tinggi di Sumut tersebut. Ia bilang, meski sedih, keluarganya sudah menerima kondisi yang ia hadapi tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan tujuh tersangka baru atas kasus suap Gatot. Mereka adalah Muhammad Afan, Zulkifli Efendi Siregar, Zulkifli Husein, Parluhutan Siregar, Guntur Manurung, Budiman Nadapdap dan mantan Ketua DPRD Asahan, Bustami HS.(Sn-09)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.