Dorr,  Betis Kanan Indri Kena Pelor

0
616

SIMANTAB.COM, Selasa,  (21/02/2017), sekira pukul 04. 00 WIB,  akhir dari perjalanan Indri Silitongah, penduduk jalan Pahlawan, Lorong IX,  kelurahan Brayan Kota,  Medan Perjuangan.  Pasalnya,  dihari tersebut betis kaki sebelah kanan Indri harus ditembus timah panas milik petugas Kepolisian karena melawan saat ingin diamankan atas kasus penganiayaan hingga tewasnya Ihwan Arifudin.

Informasi berdasar dari Surat Penangkapan (Sp Kap) / 43/II/ 2017 dan Lp /54/II/2017. Restabes MDN/Sek Mdn Barat.  Diamankannya Indri berkenaan penganiayaan terhadap Ihwan Arifudin pada 10 Februari silam. Disaat itu,  Korban yang baru saja usai mengunjungi kafe diseputaran Brayan,  Kafe Mami, di cegat oleh tersangka. Tujuan tersangka untuk meminta uang parkir kepada korban, padahal korban berjalan kaki.  Akibatnya terjadi keributan kecil diantara mereka.

Selanjutnya,  korban bersama temannya pulang. Sesampainya dijalan Mayor korban di datangi kembali oleh 2(dua) orang tak dikenal (OTK) dengan mengendarai sepeda motor RX king dengan membawa pisau dan langsung memukuli korban.

Walau dilerai oleh teman korban namun tetap juga masih melakukan pemukulan hingga akhirnya korban pun terkapar dan rekan korban membawa korban ke rumah sakit martha Priska.

Setelah itu pada hari jumat tgl 10 pebruari 2017, sekitar pukul 18.30 wib, korban dibawa kekampungnya di Batu bara jln.sei balai dsn ll , setelah dirawat dirumah korban, pada hari sabtu, tgl 11 pebruari 2017, sekitar pukul 11.00 wib, korban meninggal dunia.

Kemudian pada Selasa (21/02/2017), pihak Kepolisian Medan Barat, melalui unit Reskrim, menjalankan perintah sesuai surat perintah penangkapan dan keberadaan Indri terendus di jalan Bambu, gang Bunga Raya,  pasar IV,  Helvetia, kecamatan Labuhan Deli.

Pada saat di tangkap pelaku berada di dalam rumah dan pada saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha dan  mencoba untuk melarikan diri tetapi dengan sigapnya unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan tembakan peringatan untuk melumpuhkan pelaku dengan menembak secara terukur tepat dibagian kaki Sebelah kanan pelaku.

Setelah pelaku bernama Indri Silitonga tidak dapat melarikan diri selanjutnya unit reskrim memboyong/membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan perawatan. (Geo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.