DPO Narkoba Serang Polisi Dengan Kapak, Polisi “Bolongi” Kaki Pelaku

0
2357

SIMANTAB.COM, Simalungun – Sat Reskrim Polsek Perdagangan berhasil meringkus DPO (Daftar Pencaroam Orang) kasus narkoba asal Kecamatan Bandar dan seorang temannya. Saat akan diringkus, pelaku mencoba melawan dengan kapak, dan akhrinya polisi memberikan tindakan tegas dan menembak kaki para pelaku.

Informasi yang diperoleh, penangkapan itu berawal dari adanya infomasi bahwa DPO narkoba atas nama Misnan (44) warga Perdagangan Seberang, Gang Rahayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun sudah pulang ke rumahnya. Kemudian polisi mengejar pelaku di kediamannya.

Saat polisi akan melakukan penangkapan, pelaku Misnan dan rekannya Marzuki alias Umar (44) warga Jalan Rajamin Purba, Pasar I A, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, berusaha sembunyi di atap rumah milik Misnan.

Polisi yang mengetahui keberadaan pelaku meminta pelaku untuk turun dan keduanya berusaha kabur, polisi sudah beberapa kali memberikan tembakan peringatan namun kedua pelaku malah menyerang petugas dan kemudian petugas memberikan tembakan terukur ke kaki kedua pelaku, pelaku yang terluka akhirnya turun dan menyerah.

Polisi juga mengamankan sebilah kapak yang dipegang Misnan dan kemudian melakukan penggeledahan dan dari penggeledahan itu, polisi mendapatkan barang bukti narkoba 1 buah kapak, 3 bungkus plastik berisi sabu, 1 bungkus rokok Lucky Strike berisi 8 batang, 1 buah kotak rokok Sampoerna berisi kaca pirex, 2 buah pipet dalam karet  dot warna merah, 2 buah sekop sabu terbuat dari pipet,  1 buah kantongan kain merk Luis warna hitam berisi 3 plastik kecil berisi ganja, 1 bungkus ganja dibungkus kertas,92 plastik klip merah dan 8 buah mancis.

Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel Tambunan membenarkan penangkapan yang terjadi di pada hari Sabtu 24 Maret 2018, sekira 01.00 WIB, di rumah tersangka Misnan. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan guna untuk pengembangan lebih lanjut. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.