Dua Anak di Padang Lawas Utara Diduga Mengalami Gizi Buruk, Pemkab Paluta Dimana.?

0
99

SIMANTAB.COM,Paluta-Kasus dugaan gizi buruk dan lumpuh layu dialami oleh dua orang anak laki-laki kakak beradik kandung dari keluarga tergolong kurang mampu di desa batang baruhar jae, kecamatan Padang bolak,Kabupaten Padang lawas utara (Paluta).

Tempat tinggal ke dua anak laki-laki bersaudara yang mengalami lumpuh layu yang diduga dipicu gizi buruk pasangan dari peralihan Harahap (48) dan Nur Masari Hasibuan (45) ini berkisar 70 meter dari rumah tempat tinggal empat kakak beradik kandung yang mengalami penyakit yang juga hampir sama.

Dari keterangan ayahnya Peralihan Harahap, saat disambangi Wartawan Sabtu (8/12/218) Mengatakan, kedua anaknya Hadi Supriadi Harahap(12) dan Ahmad Ryadi Harahap (9) saat lahir hingga menjelang umur 7 tahun pertumbuhannya dalam keadaan baik seperti lazimnya pertumbuhan anak-anak normal disekitarnya.

“Kedua anak saya ini saat lahir hingga umur 6 tahun baik baik saja,bahkan termasuk anak anak saya ini berperawakan tubuh gemuk dan berisi juga lincah saat bermain dengan anak anak sebayanya”ungkap pria yang sehari hari bekerja menderes di kebun karet ini.

Diceritakannya,Anaknya Hadi mulai mengalami gejala tersebut memasuki usia 7 tahun.selain tak  bertenaga,kaki dan tangan anaknya Hadi  dan Ahmad juga mengalami pengecilan dan juga tubuhnya berangsur angsur kurus.

Namun menurut pengakuannya,Anaknya Hadi dan Ahmad juga sempat beberapa hari dibawanya berobat rawat inap ke RSUD Paluta dengan biaya sendiri.

“Itupun gak ada hasilnya,karena kami gak ada uang terhenti sampai disitulah berobatnya.belakangan ini sering kami bawa mereka berobat ke orang pintarlah bang”ungkap ayah lima anak ini dengan Polos.

Senada,Ibunya Nur masari mengatakan bidan desa di kampungnya juga sering datang kerumahnya untuk memeriksa kesehatan kedua anak tersebut dan juga sudah melaporkannya ke Dinas kesehatan Paluta.

“Waktu ditanya sama ibu-ibu bhayangkari Polsek Padang bolak,saat menyerahkan bantuan kesini semalam,pengakuan Ibu bidan desa kami,sejak setahun yang lalu dirinya sudah melaporkannya ke Dinas Kesehatan, tapi katanya tak ada respon”Jelas Nur masari.

Selain itu,Nur Masari juga mengaku belum pernah sama sekali mendapat perhatian dan kunjungan dari Pemkab Paluta Paluta terkait  penyakit  lumpuh layu yang di derita kedua anak laki-lakinya.

Mengetahui hal tersebut,Wakil ketua DPRD Paluta Basri Harahap sangat menyesalkan sikap Dinas terkait dan dirinya akan segera berkoordinasi dengan pihak Pemkab Paluta.

“Palutakan saya koordinasikan dengan Bapak Bupati ataupun bapak Sekda Paluta terkait masalah ini,mudah mudahan Dinas terkait bisa segera menindak lanjutinya” ungkapnya.(Febri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.