Dua Remaja Usai Bertransaksi Narkoba di Ciduk Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang

0
50

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Dua remaja usai menjalankan aksinya bertransaksi narkoba langsung di ciduk dari Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang, kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada (15/11/2018) kemarin.

Berawal dari informasi yang diterima Unit Reskrim Polsekta Kota Pinang dari masyarakat bahwasanya ada pria yang kerap melakukan transaksi narkoba di jalinsum Kota Pinang, tepatnya di jalan Bedagai, kelurahan Kota Pinang, Labusel.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, petugas langsung menelusuri lokasi yang di informasikan, dan melihat para pelaku sedang melakukan transaksi narkoba.

Petugas tidak memberikan ruang gerak terhadap pelaku, langsung saja petugas melakukan penangkapan dan melakukan pemeriksaan badan terhadap kedua pelaku. Petugas berhasil menyita 1 bungkus plastik transparan berisikan narkoba jenis Sabu.

Kedua pelaku masing-masing, Adil Putra Siregar alias Cidun (19) warga Dusun Boom, Kelurahan Kota Pinang dan Fathnernya Edy Syahputra alias putra (19) warga Jalan Kampung Bedagai, kelurahan Kota Pinang, kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Dari kedua tangan pelaku petugas mengumpulkan beberapa barang bukti hasil kejahatan narkoba diantaranya, 1(satu) bungkus plastik transparan yang berisikan Sabu, 1 (satu) buah jarum suntik alat konsumsi sabu, 1 (satu) buah kaca pirek dan 1 (satu) buah karet dot warna merah.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH SIK membenarkan penangkapan pelaku kejahatan narkoba di wilayah hukum Polsekta Kota Pinang.

“Benar, ada dua pelaku kejahatan narkoba jenis sabu tersebut telah diamankan di Mako Polsekta Kota Pinang, guna pemeriksaan lebih lanjut”

Kini kedua pelaku kejahatan narkoba telah diamankan di Mako Polsekta Kota Pinang guna pemeriksaan lebih lanjut dan secepatnya akan dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Labuhanbatu. (Dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.