Duh, Kades Ngeluh, Sisa ADD Tahun Anggaran 2017 Belum Dibayarkan Pemkab Labuhanbatu, Kadis PMDK Malah Bilang Begini

0
89

SIMANTAB.COM, – Labuhanbatu – Puluhan kepala desa (kades) Se kabupaten Labuhanbatu mengeluh, pasalnya dana Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 2017 tahun lalu belum dibayarkan lunas oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, akibatnya sebagian rencana kegiatan yang sudah direncanakan serta dianggarkan menjadi tertunda.

Hal itu diungkapkan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Kabupaten Labuhanbatu, Moh. Asmui ketika dihubungi melalui selularnya, Senin (23/7/2018) mengatakan kepada wartawan.

Dari 75 desa Sekabupaten Labuhanbatu, dana ADD yang tertunggak itu bervariasi, mulai dari 10.000,000, hingga 50.000.000, itu sebabnya ada kegiatan yang tertunda sementara.

Dicontohkannya, anggaran kegiatan untuk Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dan Kegiatan PKK Desa Sei Tampang sudah tertunda. “Kegiatan LKMD dan PKK tertunda,” ujar Kepala Desa Sei Tampang itu.

Kepala Desa Sennah Kecamatan Pangkatan, Horas Marbun, Senin (23/7) melalui selularnya kepada wartawan mengaku Dana ADD Desa Sennah yang masih tertunggak mencapai Rp. 50. 000,000, (Lima puluh juta). Dirinya  hanya pasrah kapan pencairan dimaksud. “ADD Sennah belum cair sekitar 50 Juta lagi,” ungkap Horas diujung telepon.

Kepala Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Labuhanbatu Zaid Harahap, Saat dikonfirmasi wartawan Senin (23/7) melalui selularnya mengatakan alasan tidak dicairkannya sebagian dana ADD dimaksud adalah menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sebab lanjutnya, perhitungan ADD itu jelas dimana 10 % (sepuluh persen) dari dana Perimbangan dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK), itulah kalkulasinya. Oleh sebab itu bila hasil audit dimaksud memerintahkan bayar  maka Pemkab akan membayarkannya. “Kita tunggu hasill Audit BPK,” ungkap Zaid Harahap mengakhiri. (Dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.