Duh, Pemeliharaan Jalan Nasional di Paluta Masih Berair Sudah di Hampar Aspal

0
38

SIMANTAB.COM,Paluta-Ironis.. !! baru selesai turun hujan deras,salah satu pihak rekanan diduga  pemegang tender pengerjaan pemeliharaan di ruas  jalan Nasional tepatnya di tengah Kota Gunung tua Ibu kota dari pemerintahan Kabupaten Padang lawas utara (Paluta),Provinsi Sumatera utara,Saat menghampar aspal hotmix,keadaan permukaan jalan masih dalam keadaan basah kuyub.

Peristiwa pengerjaan yang di duga sangat jauh dari syarat teknis pengaspalan hotmix ini terjadi pada malam hari,Minggu (23/12/2018) sekitar Pukul 20.00 WIB se usai hujan lebat.

Dari Pantauaan,Saat perusahaan rekanan ini melakukan penghamparan aspal dari truk dan juga pemadatan aspal  dengan berbagai jenis peralatan perusahaan rekanan tampak bermerek PT.Dalihan Natolu Group (DNG) juga disaksikan beberapa warga kota gunung tua disekitar lokasi.

Salah satu pemuda setempat Sandy Kurniawan Harahap yang juga salah satu aktifis mahasiswa yang aktif di Paluta,tampak melongo dan seperti orang bodoh saat menyaksikan pengerjaaan yang menurutnya sangat konyol tersebut.

“Apanya kerjaan orang ini..!?,masih ber air permukaan jalan yang mau di aspal, sudah dihampar aspalnya bang,benar benar konyol pekerjanya ini.”ungkapnya kepada wartawan.

Kwalitas jalan ini nantinya tidak akan bertahan lama,sebab katanya Aspal Hotmix yang dilebur tersebut tidak akan maksimal melekat pada permukaan jalan karena masih basah.

“Saya yakin tak berapa lama tahannya jalan yang diaspal hotmix ini,karena pengerjaannya yang sangat melenceng jauh dari syarat teknis pengaspalan.”ungkapnya lagi.

Awak wartawan saat mencoba meyambangi salah satu pekerja terkait penghamparan dan pengerjaan aspal hotmix  di permukaan jalan yang masih basah kuyub tersebut mengatakan,aspal tersebut sudah terlanjur mereka hampar.

“Sudah terlanjur kita hampar aspalnya bang”ungkapnya.(febri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.