Eksekusi Bangunan Ruko CU Cinta Mulia Nyaris Ricuh

0
119

SIMANTAB.COM, Siantar – Puluhan anggota kepolisian Satuan Shabara Polres Pematangsiantar melakukan pengamanan disekitar lokasi eksekusi bangunan ruko milik CU Cinta Mulia yang ada di jalan Melanton Siregar, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (15/9/2017) sekitar pukul 11:00 WIB.

Dalam eksekusi tersebut, Pemenang lelang yakni Lorencius Horas Sirait bersama pihak pengadilan berniat melakukan pengosongan terhadap satu unit ruko milik Cu Cinta Mulia.

Meski sempat mendapat protes berupa teriakan dari para anggota CU yang terdiri dari orang tua, proses eksekusi tetap dilakukan dan ruko CU Cinta mulia akan segera dikosongkan.

Sementara itu sekertaris pengurus  CU Cinta Mulia yakni master sihaloho mengatakan CU Cinta mulia merupakan aset ke 20.000 anggota yang memiliki hak atas aset aset Cinta mulia berdasarkan anggaran dasar koperasi.

” Seluruh aset aset di cu cinta mulia adalah hak dari para anggota cu yang jumlahnya dua puluh ribu orang, dan disini sudah menjadi hukum rimba dimana yang memiliki uang banyak yang berkuasa disini dan juga orang orang yang berkuasa termasuk pengadilan, para anggota yang terdiri dari orang tua ini sudah tersakiti akibat kejadian ini. Saya kira ini juga ada permainan permaian karena dimana ada urusan korperasi diselesaikannoleh peraturan koperasi karena juga ini bukan perdata umum ” kata Master

Sementara itu pembeli aset ruko CU. Cinta mulia yakni Robin Januarto Manurung. SH mengatakan, dirinya akan mengurus sertifikat ke BPN agar sepenuhnya bisa dimiliki oleh Robin untuk menempati ruko tersebut dan anggotanya akan melakukan pengosongan terhadap rukob CU Cinta mulia

Menanggapi proses eksekusi seorang nasabah Cu cinta mulia Ana Damanik mengatakan, kisahnya pertama kali masuk ke CU tersebut, dirinya mengaku karena hati singkat cerita  Ana mengatakan Menejer cu datang ke rumah ana dan mengatakan bahwa banyak orang susah yang ada di cu cinta mulia, sehingga menejer cu cinta mulia bermarga Bakkara meminta kepada Ana agar uangnya ditaruh di CU agar bisa dipakai sehingga Ana yang memiliki hati memberikan uangnya ke CU tersebut,l.

Namun hingga saat ini uang Ana Damanik tak kunjung kembali sampai aset CU Cinta mulia tersebut terjual. Dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut

” Padahal uang yang satu milyar itu langsun cash saya pinjamkan, dan sedihnya pas saya sakit saya meminta uang saya itu mereka malah bilang harus dalam proses pinjaman itupun tidak keluar juga” tutur Ana Damanik Kesal. (TS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.