Geger.! Kadiskes Labuhanbatu ‘Dicibir’ Dua Fraksi di DPRD Hingga Diduga Babak Belur

0
869

SIMANTAB. COM, Labuhanbatu-Bertubi-tubi tanggapan miring terhadap kepemimpinan Tinur Bulan selaku Kadis Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.Selain dituding hanya Gertak sambal untuk melakukan sidak terhadap France Bakery yang diduga jual kue basi yang berada dijalan Ahmad Yani, Rantauprapat.

Kini orang nomor satu didinkes itu kembali diserang dua Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Labuhanbatu.

Melalui pendapat akhir Fraksi Hanura tentang pembahasan laporan keterangan pertanggung jawaban Bupati Labuhanbatu tahun anggaran 2017,pada Rabu 2 Mei 2018 Fraksi Hanura meminta kepada Bupati agar lebih selektif dan propesional dalam mendudukan seorang kepala dianas atau badan dijajaran pemerintahan Labuhanbatu.

“Kami merasa dalam pembahasan LKPJ tahun 2017 dinas kesehatan tidak koperatif saat menghadiri rapat bersama pansus, dan menurut keterangan staf beliau tentang keberadaanya selalu saja ada alasan yang kami anggap kepala dinas kesehatan tidak perlu menghadiri rapat pansus LKPJ tersebut, “Kata HJ Juraidah Harahap, A. Md dihadapan Bupati Pangonal Harahap saat tanggapan Fraksi.

Lanjutnya, membaca, Fraksi Hanura juga merasa ada kejanggalan didinas kesehatan dalam masalah obat-obatan dipuskesamas selalu kosong, kami beranggapan adanya penumpukan obat digudang dinas kesehatan yang menjadi permasalahannya, untuk itu fraksi Hanura meminta secara tegas untuk kedepannya agar penyaluran obat-obatan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Koreksi dari pada Inspektorat untuk evaluasi kinerja 1 sampai 3 tidak benar-benar dikerjakan, “Bilang Boru Harahap.

Hal yang sama juga diberikan tanggapan Fraksi PDIP. Meminta kepada Bupati Labuhanbatu agar meninjau ulang jabatan kepala dinas kesehatan tersebut.

Hal itu juga terungkap disaat sidang dengar pendapat fraksi terhadap laporan keterangan pertangunga jawaban bupati tahun anggaran 2017 diruang rapat paripurna DPRD, Rabu (2/5/2018).

Pendapat fraksi PDIP yang dibacakan Saipul Sirait menyebutkan etika kepemimpinan dan kinerja dari kadiskes labuhanbatu dipertanyakan, untuk itu diharapkan jabatanya sebagai kadiskes dievaluasi ulang.

“Kita mempertanyakan etika kepemimpinan kadiskes, seharusnya sebagai pemimpin di dinas terkait, ucapan yang tidak pantas tidak perlu diucapkan. Apa lagi kepada stafnya” ucapnya.(Abi). 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.