Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan Kompak Marahi Dua Perempuan Cantik Ini.

7
56261
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan memarahi dua perempuan cantik ini saat keduanya mengadu soal izin pertanahan. Namun dua perempuan ini dianggap sebagai calo atau biro jasa

SIMANTAB.COM, Semarang – Saat acara penyerahan sertifikat hak guna bangunan (HGB) untuk para pedagang kecil, Sabtu (25/6/2016) sore kemarin seperti dilansir laman kompas, dua perempuan itu semula datang mengeluhkan sulitnya mendapat sertifikat usaha untuk keperluan agrowisata dan lapangan golf.

Namun seusai mengeluhkan, dua perempuan itu justru dimarahi dua pejabat publik ini. Dua perempuan ini sebelumnya melaporkan keluhannya kepada Ganjar melalui akun ‘twitter’.

Menurut Ganjar, netizen itu setiap hari mengeluhkan kesulitan mengurus izin pertahanan, hingga Gubernur mengundangnya bertemu dengan dirinya dan Menteri Ferry di kegiatan di Tlogosari, Semarang.

Tak dinyana, perempuan sang pemilik akun @lysakurniawati mendatangi lokasi untuk bertemu dan menyampaikan keluhannya. Setelah diberi waktu menjelaskan, perempuan itu menanyakan proses pengurusan di Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang untuk satu perusahaan.

Perempuan cantik itupun terlibat dialog aktif dengan Ganjar dan Menteri Ferry. Namun, di akhir berdialog, nada gubernur Ganjar meninggi. Hal itu karena dua perempuan mengadu dalam kapasitasnya bukan sebagai pemohon.

“Saya tanya, anda dari biro jasa?” tanya Ganjar.

Pertanyaan ini diulangi hingga ketiga kali dengan suara yang lebih meninggi. Perempuan itu tak menjawab jelas. Ganjar bertanya lagi. “Anda pegawai di sana?,” tanya dengan nada tinggi.

Salah satu perempuan itu lalu menjawab bimbang. “Tidak, pak, kami pihak kuasa yang mengurusi,” jawab dia.

Ganjar dan Ferry lalu berlalu. Keduanya menyimpulkan bahwa dua perempuan ini bukan sebagai pemohon, namun sebagai biro jasa, atau calo.

“Tolong pak, ini jangan dilayani, kecuali direktur PT-nya datang sendiri. Kalau dia, jangan dilayani. Kalau selain direktur, biar ketemu saya di kantor (Jakarta),” kata Ferry.

“Saya dulu, sama pak Ganjar juga kayak anda. Pakai kaos, naik angkot, saya pernah kayak gitu,” tambah Ferry lagi.

Namun demikian, perempuan ini tetap minta kepastian untuk melancarkan usahanya mendapatkan sertifikat. Ia pun bersedia membawa direktur utama untuk mengurus sertifikat.

“Saya janji akan awal jika nanti kesulitan, dengan syarat semua berkas dan syarat terpenuhi,” kata Ganjar.

Salah seorang perempuan yang disebut calo ini bernama Lysa Kurniawati. Ia mengadu kesulitan mengurus sejak Desember 2014. Atas kesulitannya itu, dia dua pekan belakangan mengaku ke gubernur via ‘twitter’.

“Dua minggu terakhir lewat ‘twitter’, klimaksnya hari ini kita disuruh menemui, jawabannya malah kita dibilang calo. Tapi pak Ganjar sudah memastikan apabila secara syarat ini sudah terpenuhi, Pak Ganjar sendiri yang akan mengawal sampai selesai,” paparnya, singkat.

Pertemuan antara Ganjar, Ferry, dan dua dara cantik itu menghasilkan kesepakatan akan dibantu jika yang datang sebagai pemohon secara langusng adalah direktur utama perusahaan yang dimaksud. (SN-09)

7 COMMENTS

  1. Hi fantastic blog! Ɗoes running a blog ѕuch as thіs require а large
    amount off work? I’ve nno unnderstanding of
    coding ƅut I haɗ been hoping to start my own blog iin the near future.

    Αnyway, should үou have anny ideas or techniques forr neѡ blog
    owners рlease share. І know this is ߋff subject
    nevertɦeless I jut needеԀ to aѕk. Kudos!

  2. Good website! I really love how it is easy on my eyes and the
    data are well written. I am wondering how I could be notified whenever a
    new post has been made. I have subscribed to your RSS feed which must do the trick!
    Have a great day!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.