Ini Kata Analis Bank Terkait Bangunan Di Sekitar Sutet

0
303

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Kita sadari atau tidak, dampak Saluran Udara Tegangan Tinggi (Sutet) begitu terasa. Bukan hanya kesehatan, nilai jual bangunan atau tanah juga sangat rendah.

Amry Saragih, Analis salah satu bank swasta mengatakan, dampak dari daerah yang dilintasi kabel Sutet adalah nilai jual bangunan atau tanah yang dangat rendah.

“Dari kabel terluar itu jaraknya 50 meter, itu untuk kabel Sutet. Analisis itu berdasarkan analisis kami sebagai pihak bank dari harga pasar. Bukan hanya kabel Sutet, rumah atau tanah yang ada di sekitaran kuburan, trafo listrik, DAS dan tower telekomunikasi tidak bisa diberikan nilai tawar atau diagunkan ke bank,” katanya.

Dijelaskannya, bila itu bisa dijadikan agunan maka nilai jualnya sangat rendah. “Misalnya pemilik bangunan mengagunkan rumahnya seharga Rp 100 juta, tetapi begitu macet kreditnya kita tarik agunannya dan kita lelang. Namun, karena objek bangunan berada di daerah yang tidak bisa dibiayai maka nilai jualnya rendah bahkan bisa dibawah harga pasaran. Maka dari itu, harga pasaran sangat rendah dan bank tidak mau membiayainya,” tegasnya. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.