Ini Kecurangan BPBD Simalungun Dalam Memenangkan Tender Proyek

0
95

SIMANTAB.COM, Simalungun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun diduga melalukan kecurangan untuk memenangkan tender di beberapa titik pengerjaan. Perusahaan yang diduga sebagai ‘pengantin’ dipaksakan untuk menang meski tidak melengkapi dukumen dan juga pemalsuan berkas.

Kecurangan dilakukan terlihat di tiga titik pengerjaan proyek yang dikelola BPBD Simalungun, hal ini jelas sangat merugikan rekanan yang mengikuti lelang proyek. Seperti CV Reymbas Babakan Utama yang menentukan penawaran terendah dan malah tidak mendapatkan undangan untuk pembuktian perlengkapan berkas. Begitu juga dengan CV Saridho Pratama yang juga melakukan penawaran terendah.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh Simantab.com, bahwa perusahaan yang diundang adalah CV Karya Sarana yang tidak menunjukan surat dukungan perlengkapan peralatan dan CV Karya Jaya yang telah melakukan pemalsuan tanda tangan atas surat dukungan Galian C milik seorang pria yang berinisial DT.

“Ini tidak sah, kita akan menempuh jalur hukum, kami adalah penawar terendah, sementara mereka masih dibawah kami nilai tawarnya. Lagi pula saya sudah melakukan konfirmasi langsung terhadap pemilik Galian C, ia mengaku tidak ada mengeluarkan surat dukungan untuk CV Karya Jaya itu, banyak kali yang minta izin galian C saya, saya tidak tahu untuk apa” ungkap salah satu perwakilan perusahaan CV Saridho Pratama.

Ia meminta kepada seluruh panitia lelang untuk melakukan transparansi mengenai lelang itu. “Kalau mau kita buka-bukaan saja mengenai kelengkapan dokumen itu, kita juga sudah punya bukti pemalsuan itu, jangan-jangan sudah ada pengantin (pemilik proyek) yang pura-pura ikut lelang dan begini cara BPBD Simalungun itu memenangkan pengantin itu,” jelas pria bertubuh tinggi ini.

Sementara itu, ada tiga titik pengerjaan yang diduga dicurangi oleh pihak BPBD Simalungun sendiri, diantaranya pembuatan saluran dan bangunan pendukung di Serapuh ( 192 Ha) Kecamatan Gunung Malela dan Perbaikan badan jalan dan pembuatan bangunan pengaman badan jalan pada jalan jurusan Simpang Sionggang – MRS Kecamatan Siantar serta Perbaikan badan jalan dan pembuatan bangunan pengaman badan jalan pada jalan jurusan Tanjung Pasir-Panombean Marjanji, Kecamatan Tanah Jawa.

Sementara itu, dari keterangan yang diperoleh dari CV Reymbas Babakan Utama mengatakan dari data yang diperoleh pihaknya ada kelengkapan dari CV Karya Sarana yang masih kurang, yakni kelengkapan peralatan dimana dari kelengkapan peralatan ada 10 item yang belum dipenuhi. “Ini jelas curang, karena 10 item itu adalah hal paling vital dalam proyek ini, tapi mengapa diundang dan dipaksakan untuk menang?” jelas perwakilan CV Reymbas Babakan Utama.

Pihaknya juga akan menempuh jalur hukum dan melaporkan hal ini ke pihak terkait karena telah melakukan kecurangan menganai hal ini. “Kita akan sanggah dan melakukan tindakan melalui jalur hukum karena ini kecurangan yang memaksa pihak lain untuk kalah,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia lelang BPBD Simalungun Rudi Siregar ST saat dihubungi melalui selularnya tidak memberikan jawaban apapun, begitu juga dengn Marthin Damanik selaku sekretaris juga tidak ada memberikan jawaban. (lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.