Ini Kronologi Penangkapan Pendukung ISIS di Labuhanbatu dan Barang Buktinya

0
6226

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Dua orang yang mengaku pensukung ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) diamankan oleh pihak kepolisian dari Polres Labuhanbatu, Jumat (20/10/2017) siang. Keduanya mengaku bahwa mereka pendukung ISIS di Kabupaten Labuhanbatu.

Penangkapan itu berawal dari razia yang dilakukan Sat Lantas Polres Labuhanbatu di depan Pos Polisi Lantas Sigambal, kemudian saat itu seorang pria yang bernama Afrian Kasmali (28) sepedamotornya dihambat oleh anggota Sat Lantas karena sepedamotor yang dikendarainya tidak menggunakan plat kendaraan dan Anggota Sat Lantas yang diketahui bernama Bripka Reza Lubis menanyakan surat kendaraan namun pria yang tinggal di Jalan Sultan Alamuddinsyah, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Senapelan, Kota Pekan Batu, Riau itu tidak dapat menunjukan surat kendaraannya.

Karena sepedamotor tersebut pinjaman, maka ia menghubungi Ferdiansya Gustian (27) warga Jalan Perdamean, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.dengan maksud agar ia datang. Setibanya Ferdiansyah di Pos Lantas, pria yang kesehariannya sebagai tukang kunci itu langsung marah-marah dan mengatakan bahwa ia pendukung ISIS di Labuhabatu.

Mendengar perkataan Ferdiansyah, Anggota Lantas tersebut langsung mengamankan keduanya dan menyerahkannya ke Unit Intelkam Polres Labuhanbatu.

Dari hasil itrogasi yang dilakukan Sat Intelkan terhadap Ferdiansyah bahwa benar ia mengagumi ISIS sejak lama yaitu sejak tahun 2014 dan ia juga mencari sumber-sumber mengenai ISIS dari internet, media elektronik serta membaca buku mengenai ISIS.

Begitu juga dengan Afrian, ia menggumi ISIS sejak 2014 dan hingga kini, hal tersebut menurutnya disebabkan karena ISIS menjalankan Khilafah Islamiah yang diajarkan oleh Rasulullah.

Setelah melakukan introgasi terhadap kedua pria itu, akhirnya polisi melakukan pemeriksaan di kediaman Ferdiansyah yang saat itu istri Ferdiansyah sedang di rumahnya. Dari hasil pemeriksaan kediaman Ferdiansyah polisi mendapatkan pajangan poster ukuran lebih kurang 1×1,5 meter bertuliskan tulisan Arab, (tulisan warna putih dengan background warna hitam), buku tulis berisi tulisan ajaran Tauhid, buku bacaan dengan judul “GENERASI GHURABA”, buku bacaan dengan judul “HIDUP DI ALAM JIHAD”, buku bacaan dengan judul “MEREKA ADALAH PARA SAHABAT”, buku bacaan dengan judul “JALAN KEMENANGAN”, buku bacaan dengan judul “TARBIYAH ASKARIYAH PENDIDIKAN MILITER”, buku bacaan dengan judul “Kupas Tuntas AKAR BID’AH Dalam Timbangan Al-Qur’an & Sunnah”, buku bacaan dengan judul “SYAIKH USAMAH BIN LADIN, SYAIKH YUSUF AL-UYARI. DARI USAMAH KEPADA PARA AKTIVIS”, buku bacaan dengan judul “Kupas Tuntas KHILAFAH ISLAMIYAH”,buku bacaan dengan judul “MAJALAH ISLAM Sabili AKIDAH YANG TERANCAM”, buku bacaan dengan judul “Negara Ideal Menurut Islam”, buku bacaan dengan judul “DINASTI UMAWIYAH”, buku bacaan dengan judul “TOKOH ISLAM LIBERAL INDONESIA”, dan buku bacaan dengan judul “TADZKIROH”.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang membenarkan penangkapan kedua pria yang memiliki hubungan saudara sepupu, dan pihaknya masih memeriksa kedua pria itu di Mapolres Labuhanbatu guna untuk menyelidiki apakah keduanya ada kaitan langsung dengan organisasi ISIS di Timur Tengah. (Abi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.