Isu Begu Ganjang, Warga Jakarta Dihakimi di Dolok Panribuan

0
747
Wasda Nainggolan korban penganiayaan

Simalungun – Isu yang tidak dibarengi dengan fakta memang sering membawa malapateka. Isu dituduh memelihara Begu Ganjang kembali terjadi di nagori Siatasan, kecamatan Dolok Panribuan, kabupaten Simalungun.

Adalah Wasda Naiggolan (27), warga jakarta yang kebetulan berkunjung dan tinggal di rumah Bibinya Nai Meri Nainggolan menjadi korban penganiayaan sekelompok masyarakat Nagori Siatasan, saat Ia dan bibinya Nai Meri br Nainggolan diinterogasi warga di sebuah warung.

Wasda datang ke Nagori Siatasan pada Senin (9/7/18). Satu hari di rumah bibinya, tepatnya tanggal 10, sekira pukul 23.00 WIB, Pangulu nagori Mangaranap Simarmata datang ke rumah Nai Meri. Kedatangan Pangulu bermaksud, bahwa beberapa warga datang kepadanya dan bercerita bahwa di rumah Nai Meri ada memelihara Begu Ganjang. Sempat terjadi perdebatan, tetapi entah kenapa Wasda dan Bibinya dibawa ke warung marga Sitio yang tidaak jauh dari rumah Nai.

Di warung, perdebatan semakin tidak terkendali. Mayarakat yang berkumpul semakin memuncak emosi. Beberapa warga melayangkan pukulan ke wajah Wasda.

Wasdapun terluka, beberapa pukulan mengoyak wajahnya, dari hidung dan pelipisnya keluar darah. Amarah Masyarakat berhenti, Wasdapun dibawa beberapa warga untuk mendapatkan pertolongan dan seterusnya ia melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. (Geo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.