Kapal ‘Raksaksa’ Dari Turki Disewa PLN Untuk Warga Sumbagut

0
259

SIMANTAB.COM, Medan – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyewa kapal pembangkit listrik dari Negara Turki untuk mengantisipasi defisit daya yang sering terjadi di Sumatera Utara (Sumut).

Seperti yang dilansir Medan.tribunnews.com, Kapal Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan, yang disewa PLN dari Turki sudah bersandar di dermaga PLTGU Belawan, Minggu (21/05/2017) kemarin.

Kapal MVPP Onur Sultan, yang memiliki panjang 300 meter dan lebar 50 meter ini, punya mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW/unit yang jumlahnya sebanyak 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2 x 15 megawatt (MW).

“Insya Allah tidak ada pemadaman bergilir selama Ramadhan, karena daya listrik yang tersedia sudah cukup. Jadi, kalau ada pemadaman listrik hanya bersifat teknis, bukan kekurangan pasokan,” ujar General Manajer PLN Pembangkit Sumbagut Sugiyatno kepada Tribun Medan/Tribun-Medan.com.

Ia menyatakan, pada awal Ramadan, Kapal MVPP sudah mengalirkan daya 240 MW. Dengan demikian, PLN Sumbagut punya cadangan listrik berkisar 212 MW dengan beban puncak yang mencapai 2.075 MW.

Ia menjelaskan, ada tahapan operasional yang harus dilalui Kapal MVPP, sehingga daya listrik dari kapal baru dapat disalurkan 14 hari ke depan. Petugas PLN akan melakukan penyambungan kabel listrik dari sisi laut-darat. Kemudian, dilakukan pengujian-pengujian hingga sertifikat operasi dikeluarkan.

Selain itu, katanya, PLN akan menguji keamanan peralatan, karena kapal sangat besar maka peralatan yang diperlukan seperti kawat juga harus besar diameternya.

Ia mengungkapkan, Kapal MVPP yang bersandar di Belawan merupakan bagian dari program listrik 35 ribu MW dari pemerintah. Jadi, PLN hanya menjalankan program pemerintah untuk mengatasi defisit listrik. Dan, sebelum Ramadan, PLN juga sudah melakukan perawatan mesin pembangkit.

Sedangkan, Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Amir Rosidin mengatakan, kelebihan MVPP adalah memiliki kemampuan dual fuel yang dapat menggunakan bahan bahar minyak (BBM) jenis Heavy Fuel Oil (HFO) dan juga bahan bakar gas (BBG).

Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama lima tahun tersebut memiliki beberapa kelebihan lainnya. Misalnya, tidak membutuhkan lahan, mobilitas relokasi cepat, fleksibel dalam penggunaan bahan bakar, konsumsi bahan bakan lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif lebih rendah.

“Kapal pembangkit listrik ini merupakan solusi cepat untuk pemenuhan kebutuhan listrik sambil menunggu pembangkit permanen dibangun. MVPP ini akan menambah keandalan sistem kelistrikan Sumbagut dengan kapasitas daya 240 MW, dapat ditingkatkan hingga 480 MW,” kata Amir.

MVPP ini dijadwalkan sinkron dengan sistem kelistrikan Sumbagut, Kamis, 1 Juni 2017 dan ditargetkan resmi beroperasi (Commercial Operation Date/COD) pekan kedua Juni 2017. (Sn-05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.