Ketua Lsm Api Sumut : Kepala Bapenda Jelaskan Oknum Aparat Pengendala PAD ?

0
502

Labuhanbatu – Seputar ocehan kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Labuhanbatu yang menyebutkan, pihaknya mengalami kendala karena oknum ketika menarik PAD yang berbuntut, Plt Sekdakab angkat bicara dan meminta agar Tomy menjelaskan siapa oknum dimaksud.

Supaya tidak menimbulkan pertanyaan, sebaiknya Tomy sebagai kaban Bapenda segera menjelaskan ocehan yang diucapkannya didepan sejumlah wartawan itu, sesuai permintaan Ahmad Mufli Plt Sekdakab Labuhanbatu.

Permintaan itu dari, ketua Investigasi LSM API Sumut, Andi khoirul kepada wartawan di Rantauprapat,Kamis (14/12/2017).Degan begitu tidak menimbulkan polemik, sebaiknya Tomi menjelaskan siapa oknum yang dimaksud.

Selain itu, menurut andi, sebaiknya Tomy menjelaskan pengusaha galian c yang sudah dan belum menyetorkan retribusinya. Supaya tidak menjadi polemik berkelanjutan dan imej buruk terhadap pemkab.

“Sumber ocehan berawal dari galian c, jadi sebaiknya dijelaskan, bisa saja ocehannya hanya alibi untuk menutup nutupi ketidak mampuannya menarik retribusi” ujar andi

Sebelumnya, Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Labuhanbatu H.Tomy Harahap mengaku, berhasil meningkatkan capaian Pendapatan Aset Daerah (PAD) Kabupaten Labuhanbatu di tahun 2017, Selasa (12/12) di ruangan kerjanya.

Capaian PAD Kabupaten Labuhanbatu tahun 2016 hanya Rp.29.408.735.279 sedangkan hingga bulan Nopember tahun 2017 capaian PAD telah mencapai Rp.30.518.848.536.Hingga bulan nopember 2017 capaian PAD Labuhanbatu mengalami peningkatan satu milyar lebih. Bahkan akan bertambah hingga akhir bulan desember mencapai total sekitar Rp.32 milyar ,”ujarnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu akan memanggil Tomy sebagai Kaban Bapenda untuk meminta penjelasan tentang ucapannya yang dapat menimbulkan kegaduhan.

“Secara resmi akan kita panggil untuk minta klaripikasi tentang kebenarab ucapannya saat dikonfirmasi wartawan, kalau benar seperti yang dipublikadaikan, kita beri sanksi” ujar Ahmad Mufli SH, Plt Sekda Labuhanbatu, Senin (11/12/2017) disela sela perayaan Hut Korpri ke 46 di lapangan Gedung Diklat BKD Kantor Bupati.

Sebagai Sekdakab, Mufli juga meminta maaf kepada institusi yang merasa tersinggung atas ucapan Kaban Bapenda yang seolah oleh penarikan retribusi dari galian C terkendala karena adanya oknum tertentu, padahal sampai saat ini belum diketahui siapa oknum yang dimaksud, ” ujar Muflih.

Disisi lain, Mufli menjelaskan, kalaupun benar adanya oknum dimaksud, ada jalan keluar untuk mengatasinya, minimal Tomy sebagai Kaban Bapenda dapat melaporkannya ke inspektorat, Sekda dan bila perlu ke Bupati sebagai kepala Daerah.(Abi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.