KPUD Siantar : 2 Minggu Waktu Mempersiapkan Pilkada Setelah Salinan Kami Terima

0
173

SIMANTAB.COM, Patangsiantar – Mahkamah agung Republik Indonesia (MA RI) memenangkan Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Pematangsiantar terkait gugatan kasasi KPUD ke MA RI terhadap putusan PTTUN Medan kepada Paslon walikota Pematangsiantar surfenov Sirait dengan Parlindungan Sinaga. Namun KPUD Pematangsiantar belum menerima salinan putusan MA RI. Hal itu disampaikan ketua KPUD bersama komisioner KPUD di media Center KPUD Pematangsiantar, jalan Porsea, Senin siang (3/10).

Ketua KPUD Mangasi Tua Purba bersama Komisioner KPU Siantar Jaffar Siddik, Batara Manurung ketika memberikan keterangan pers di kantornya. mengatakan, pihaknya belum bisa berkomentar soal putusan MA RI yang mengalahkan pasangan calon walikota pematangsiantar surfenov Sirait dengan Parlindungan sinaga. Soalnya, walaupun keputusan itu sudah diposting di website resmi kepaniteraan MA RI, pihaknya belum menerima salinan resminya.

” KPUD belum ada menerima salinan putusan Mahkammah Agung (MA ) RI No Register 517 K/TUN/2016 yang mengalahkan pasangan Surfenov Sirait /Perlindungan Sinaga. Namun, apapun putusannya, KPUD Pematangsiantar akan tetap melaksanakan pemungutan suara yang sebelum batal,” ujar ketua dan komisioner kepada puluhan wartawan.

Tambahnya, apapun nantinya putusan Mahkamah Agung RI tersebut, maka keputusan itu merupakan keputusan final dan mengikat, pihaknya akan melaksanakan pemungutan suara.

“Putusan MA sudah final, apapun keputusannya, itu yang akan kita lakukan, “ucap Jaffar Siddik diamini Batara dan ketua.

Sebelumnya, Ketua KPU Siantar Mangasi Tua Purba mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait putusan MA yang mengalahkan pasangan Surfenov -Parlin Sinaga tersebut melalui media elektronik serta laman kepaniteraan Mahkamah Agung RI.

Terkait hal itu, KPUD telah berkoordinasi dengan kuasa Hukum KPUD, Marjoko, SH. Hanya saja, Marjono mengaku belum mendapat informasi terkait putusan tersebut dan bila pasti putusan keluar kuasa hukum akan melakukan jemput bola.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kuasa hukum KPU Siantar mempertanyakan informasi yang beredar. Tadi saya telepon Pak Marjoko, dan Pak Marjoko sudah langsung ke PT TUN Medan. Tapi beliau belum mendapat informasi terkait putusan tingkat kasasi itu,” terang Mangasi.

Namun pihaknya, belum bisa berkomentar lebih jauh sampai pihaknya mendapat putusan resmi dari pihak berwenang.

“Kami berprinsip tetap menunggu dari pihak berwenang, dari MA maupun PT TUN. Kita minta masyarakat tetap bersabar. Pengumuman resmi akan disampaikan setelah kita menerima putusan dari pihak yang berwenang,”jelas Mangasi dan menerangkan kalau KPUD akan segera berkoordinasi dengan KPU Propinsi Sumut maupun KPU RI.

Ketika ditanyai lebih jauh, Mangasi mengatakan, setelah menerima salinan resmi putusan Mahkamah Agung, pihaknya diberi waktu kurang lebih dua minggu untuk mempersiapkan Pilkada Siantar yang sempat tertunda itu. Untuk mensukseskan pemungutan suara yang tertunda akan di Kordinasikan kepada PPS dan PPK serta mensosialisakan Pilkada kepada masyarakat melalui media cetak, media elektronik serta melakukan pawai agar masyarakat mengetahui jadwal pemungutan suara. KPUD Pematangsiantar menerangkan bahwa Paslon yang ikut serta ada emapat Paslon yaitu , Sujito – Djumadi, Hulman Sitorus- herfriansyah, Teddy Robinson Siahaan – Zainal purba, Wesly Silalahi- Sailanto. (luds).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.