Lagi, Siswa SMK Tenggelam di Danau Toba

0
293

SIMANTAB.COM, Samosir – Sudah menjadi kebiasaan sehari – hari, Tak ada kejadian yang aneh, atau cuaca yang buruk sore itu.  Remaja diwilayah pinggiran Danau Toba, tepatnya di Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir, mandi bersama, bermain, dan bersenang – senang dipantai Pandua Desa Nainggolan.

Erpandi Lumbantoruan (14) dan teman – temannya juga mandi dan bermain disana. Siswa SMKN 1 Nainggolan itu, bersama tujuh temannya mandi dipantai Pandua Desa Nainggolan, pada Rabu, (5/10/2016).

Sekitar pukul 17.00 WIB, para anak muda ini pun selesai dari aktivitas mandinya dipantai dan kembali berpakaian untuk segera pulang kerumah masing-masing. Namun, ketika hendak pulang, salah seorang teman korban bernama Roy Situmorang merasa kehilangan salah seorang rekannya yaitu Erpandi dan menanyakan kepada temannya yang lain keberadaan korban.

“Didia si Erpandi, boasa dang tarida dope, hita lului ma jolo. (Dimana si erpandi, kenapa belum kelihatan, kita cari dulu ya,red),” ujar Roy kepada rekannya yang lain, seperti dikutip dari samosirgreen.com.

Namun setelah dicari dan ditunggui selama 30 menit, korban tetap tidak muncul sehingga teman-temannya menduga korban telah tenggelam ketika mandi di Danau Toba, sehingga melaporkannya kepada orangtua dan masyarakat desa.

Bersama pihak Polsek Nainggolan dan Dinas Bencana Alam Samosir, masyarakat kemudian melakukan pencarian terhadap korban namun sampai malam hari jam 21 Wib, korban tidak kunjung ditemukan sehingga pencarian pun dihentikan untuk hari itu.

Keeseokan harinya, sekitar pukul 09.00 WIB, pencarian terhadap korban dilanjutkan dengan melibatkan Tim SAR yang terdiri dari tim penyelam Basarnas Samosir dan Basarnas Parapat dengan menggunakan tabung oksigen.

Sekitar pukul 10.30 Wib, tim penyelam akhirnya berhasil menemukan korban Erpandi Lumbantoruan Siringoringo diperairan Danau Toba, sekitar 30 meter dari pinggir pantai. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sirait untuk dilakukan Visum atau pemeriksaan luar.

Hal tersebut dibenarkan Wakapolres Samosir, Kompol Hamdan, pada Kamis, (6/10/2016).

“Benar ada siswa SMKN 1 Nanggolan tenggelam pada Rabu sore kemarin dan tadi pagi (Kamis) sudah ditemukan. Korban sudah divisum tapi tidak diotopsi karena keluarga korban menolak dan telah menandatangani surat penolakan,” ujar Kompol Hamdan.

korban-erpandi-keluarga

Kedua orangtua korban terlihat sedih ketika mengikuti proses pencarian anaknya Erpandi L Siringoringo yang tenggelam di Danau Toba.

Selanjutnya, keluarga korban pun membawa jenasah Erpandi Lumbantoruan Siringoringo kekediamannya di Sianturi, Desa Hutarihit, Kecamatan Nainggolan, Samosir untuk dimakamkan. (SN-09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.