Lagi, Temuan Mayat di Sosa, PALUTA bak Kota ‘Cowboy’

0
540

SIMANTAB.COM, Sosa – Nampakya  USPIDA Padang Lawas Utara harus serius melihat ini, bagaimana tidak, masyarakat akhir – akhir ini lebih menggampangkan menyelesaikan masalah dengan cara menghabisi nyawa orang lain. Masih segar dalam ingatan, pembunuhan yang terjadi dengan mayat dibuang dan terbungkus karung goni di dekat jembatan Paya Kambing Desa Ampolu Kecamatan Sosa, kemarin.

Dilansir metrotabsel.com, selama enam bulan terakhir, sedikitnya sudah lima orang tewas dalam kondisi mengenaskan karena dibunuh, di Kabupaten Padang Lawas. Motifnya beragam, mulai dari masalah sepele, hingga masalah utang dan dugaan adanya rasa cemburu.

Mengutip berita sebelumnya, Jumat 6 Mei 2016, pembunuhan Syahrial Siregar di Binanga dengan motif yang dianggap sepele. Cekcok di warung tuak itu pun mengakibatkan satu nyawa melayang. Kemudian, Minggu, 22 Mei 2016 ditemukan mayat Budiman Harahap (41) di kebun karetnya di kawasan Sigala-gala Sibuhuan. Kuat dugaan, juga korban pembunuhan, yang sampai sekarang belum terungkap pelakunya.

Kemudian, awal Agustus, ada juga penemuan mayat Pendi Sihombing di areal PT SSL Barumun Tengah. Belakangan, sudah ditangkap pelakunya yang terungkap motifnya mengandung kasus utang piutang. Dan masih segar dalam ingatan kita, Selasa, 23 Agustus 2016, pembunuhan sales sampo di Palas oleh Sahroni Siregar yang akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

“Memang, sudah rawan daerah kita. Sudah tak jarang lagi pembunuhan, sudah macam di kota besar kita,” kata H Agus Salim, tokoh masyarakat Sosa diiyakan beberapa warga lain, kemarin.

“Ini sudah benar terlihat, mayat dikarungkan. Sebelumnya, kita sering dengar istilah “kukarungkan kau nanti”, ini sudah terbukti,” ungkap R Daulay, warga lain.

Karena itu diharapkan kepolisian dapat mengungkap pelaku pembunuhan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. (SN-02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.