Manajer SPBU Kena Rampok di Pematangsiantar, Ratusan Juta Lewong

0
171

SIMANTAB.COM, Pematangsiantar – Menjelang lebaran bukan hanya kebutuhan yang meningkat, kejahatan juga cenderung ikut meningkat dan kedang pelakunya terlalu nekat. Perampokan ditengah inti kota Pematangsiantar kemarin pagi menimpa manajer SPBU simpang Sambo Pematangsiantar.

Peristiwa terjadi, Rabu (29/7) sekira pukul 08.10 WIB. Saat itu warga Jalan H Ulakma Sinaga, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, ini berangkat dari SPBU hendak ke Bank Mandiri. Ia mengendarai sepedamotor Honda Vario BK 2693 WAE. Namun sebelum ke bank, seperti biasa berniat ia singgah di kediaman pemilik SPBU bernama Bofinder Singh, di Jalan Sutomo, Siantar Barat, tepatnya Toko Aneka Raga bermaksud melaporkan uang yang akan disetor.

“Aku memang setiap pagi datang mengambil uang penjualan minyak dari SPBU. Habis itu aku berangkat melaporkan uang ke rumah toke Bofinder. Selama ini aman-aman saja, tidak pernah ada kejadian,” kata Junaidi saat membuat laporan pengaduan di Mapolres Siantar.
Saat itu, kata Junaidi, posisi uang dimasukkan ke dalam tas sandang berwarna hitam dan digantung pada cantolan depan dekat dashboard kreta-nya.

Namun sampai di depan toko Aneka Raga, ia melihat pintu toko belum dibuka. Selanjutnya ia mematikan mesin sepedamotor sembari menelepon Bofinder untuk membukakan pintu.

Nah, saat sedang menelepon itu, tiba-tiba seorang pria yang tak dikenal datang mendekat. Pria itu kemudian memberikan sepucuk surat kepada Junaidi. Namun setelah surat diterimanya, pelaku menyiram wajahnya pakai cairan yang terakhir diketahui adalah air cabai. Kontan saja Junaidi kaget dan menahan pedih pada matanya.

“Pelakunya nggak pakai sebo. Tapi begitu memberikan surat, wajahku langsung disiram pakai air cabai,” jelasnya lagi.

Saat itulah pria tersebut menyambar tas berisi uang yang digantung di cantolan depan sepedamotornya. Setelah berhasil meraih tas, pria itu langsung lari ke arah satu unit mobil yang parkir di seberang jalan. Junaini memastikan, mobil itu jenis Toyota Avanza berwarna hitam. Namun tidak ada plat yang terpasang di mobil itu.

Korban sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Parapat, namun dipersimpangan Tiga dolok ia kehilangan jejak. Junaidipun kembali ke Pematangsiantar dan langsung membuat pengaduan ke Polresta Siantar, seperti dikutip dari metrosiantar.com (SN-02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.