Mantan Ketua KNPI Labuhanbatu Ngeluh Tarif PDAM

0
451

Labuhanbatu – Penetapan tarif pemakaian air oleh PDAM Tirtabina Rantauprapat, Labuhanbatu, dikeluhkan masyarakat selaku pelanggan utamanya Mantan Ketua KNPI Labuhanbatu.

Pengakuan Risfan (46) warga jalan Meranti Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (20/12) di Rantauprapat.Sebelum PDAM Tirtabina Rantauprapat dijabat Darwin Harahap, tarif pemakaian air masing dikisaran angka Rp100.000-an setiap bulannya.

Namun belakangan, besaran angka yang harus dibayar masyarakat selaku pelanggan, naik berkisar Rp 200.000-an perbulan.

“Anehnya, saat saya tanya rekening untuk bulan Nopember dan Desember tahun 2017, malah mencapai Rpc780.000. Kenapa terus naik tarifnya, padahal kalau pemakaian air seperti biasalah,” keluh Risfan.

Selain itu, besaran penetapan tarif pemakaian air milik perusahaan daerah itu, juga dinilai kurang sesuai jika dibanding dengan mutu dan kualitas air yang diterima pelanggan.

Menurut Risfan, tidak jarang air yang didistribusikan oleh PDAM Tirtabina Rantauprapat berwarna keruh dan akan meninggalkan tanah seperti lumpur di dalam bak tampungan.

“Hasil airnya pun kurang memuaskan, keruh. Ini pulalah harganya malah meroket naik. Hendaknya usaha milik pemerintah itu lebih mengutamakan kepentingan masyarakat;” ujarnya.

Selaku pelanggan air bersih, Risfan berharap kepada jajaran PDAM Tirtabina Rantauprapat dapat memaksimalkan kinerja termasuk penyesuaian tarif pemakaian air maupun mutu dan kualitas air.

Direktur PDAM Tirtabina Rantauprapat, Labuhanbatu, Darwinsyah Harahap dikonfirmasi Wartawan meminta agar pelanggan mengontrol meteran air dan nenyesuaikannya dengan data mereka.Karena dalihnya, bisa saja jumlah angka dimeteran air tidak sesuai dengan pemakaian, dikarenakan bocornya pipa dan kran sehingga air terus berkeluaran.

“Coba kita cek apa masalahnya, kita lihat juga kontrol pemakaiannya dimeteran, apa memang sudah sesuai. Mungkin ada pipa bocor atau krannya,” akunya pertelepon seluler.

Ditanya tentang besaran tarif air permeter kubiknya mencapai Rp4300, Darwinsyah mengakui bahwa angka itu sesuai dengan Peraturan Bupati sejak tahun 2012 lalu dan berlaku perubahan tarif untuk kelipatan pemakaian 10 meter kubiknya. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.