Masyarakat Ajamu Resah, PKS PTPN IV Ajamu Diduga Buang Limbah di Sungai Barumun

0
114

SIMANTAB.COM, Labuhanbatu – Masyarakat Ajamu sekitar lokasi PKS PTPN IV Kebun Ajamu Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, kabupaten Labuhanbatu, Sumut meradang dan resah terhadap PTPN IV Ajamu.

Pasalnya, keberadaan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut ditengarai diduga telah mencemari lingkungan sekitar dan perairan sungai Barumun. Sebab, Pabrik pengelolaan kelapa sawit plat merah tersebut diduga membuang limbah produksinya ke alur sungai Barumun yang berada di Ajamu, kecamatan Panai Hulu tersebut.

Aminullah Harahap, salah seorang warga Desa Teluk Sentosa Kecamatan Panai Hulu mengaku saat ini air sungai Barumun sudah tercemar limbah produksi oleh PKS PTPN IV Kebun Ajamu. Akibatnya, Nelayan tradisional di daerah itu yang menggantungkan hidupnya dengan mencari ikan di perairan sungai Barumun tersebut sulit mendapatkan ikan.

Hal senada juga diungkapkan Mhd Juah Tarigan, Ketua PAC PP Panai Hulu. Ia juga mengatakan PKS PTPN IV Kebun Ajamu diduga membuang limbahnya melalui parit-parit di areal Hak Guna Usaha (HGU) menuju sungai.

Ia mengaku dirinya telah mempertanyakan langsung tentang limbah produksi ke Manager PKS PTPN IV Kebun Ajamu namun, jawaban diterimanya tidak mencerminkan seorang pejabat BUMN.

“Semua masyarakat Kecamatan Panai Hulu ini mengetahui PTPN IV Kebun Ajamu itu buang limbahnya ke sungai. Pernah kami tanyakan langsung ke Managernya tapi jawabannya pembuangan limbah produksi itu sudah sesuai prosedur.” ujarnya.

Hasil croschek di areal HGU PTPN IV Kebun Ajamu ditemukan parit menuju sungai barumun yang berisi diduga endapan limbah produksi yang menimbulkan bau busuk yang sangat menggangu Indra penciuman.

Aulia Pakpahan, pejabat SDM PKS PTPN IV Kebun Ajamu, saat di konfirmasi Simantab.com Jum’at (24/8/2018) melalui selulernya perihal resahnya masyarakat tentang PKS PTPN IV kebun Ajamu yang diduga membuang limbah kesungai Barumun, tidak memberikan jawaban. Hingga berita ini dikirim kemeja redaksi.  (Dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.