Oknum Anggota TNI Tembak Karyawan Kebun PTPN IV Hingga Tewas

0
2419

SIMANTAB.COM, Simalungun – Diawali dengan candaan, akhirnya kecelakaan yang mengakibatkan nyawa seorang karyawan PTPN IV Kebun Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, melayang, Selasa (07/11/2017) sekira pukul 11.30 WIB.

Kejadian itu berawal saat korban Wahyu Sahputra (24) warga Afd IX, Pondok Suka Mulia, Nagori Talun Saragih, Kecamatan Bosar Maligas bersama 7 rekan kerjanya sedang berada di Blok 06, Afd IX, PTPN IV Unit Kebun Gunung Bayu, Pondok Suka Mulia, tepatnya di pengumpulan buah kelapa sawit yang akan dibawa menggunakan truk.

Saat itu, selain 8 orang itu, ada seorang anggota TNI yang bertugas (BKO) di unit kebun tersebut yang diketahui bernama Praka Hermawan (32) anggota Kesatuan Yonif 126/KC Kisaran yang jaraknya antara Praka Hermawan dengan korban sekitar 40 meter.

Niat Praka Hermawan saat itu hanya iseng dengan mengacungkan senjata api jenis SS1 ke arah korban sembari mengatakan “Ku tembak ya,,, kutembak,” ungkap saksi kepada pihak berwenang. Nahas, dialami keduanya platuk senjata laras panjang itu tanpa sengaja tertarik dan peluru melesat langsung mengenai pangkal paha Wahyu.

Melihat kejadian itu, Praka Hermawan langsung berlari menolong korban, korban sempat dilarikan ke Klinik Alhanuza Pula Besar di Limapuluh, Kabupaten Batu Bara. Karena luka korban yang cukup serius akhirnya pihak klinik menyerah dan menyarankan untuk dibawa ke RSUD Batu Bara untuk mendapatkan perawatan yang lebih maksimal.

Sayangnya, dalam perjalanan ke RSUD Batu Bara, nyawa Wahyu tidak tertolong. Akibat penembakan itu korban mengalami pendarahan hebat karena peluru pengenai pembulu darah besar (Arteri, red).

Saat ini korban sudah disemayamkan di rumah duka, sementara Praka Hendrawan sudah diamankan di Denpom Asahan. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai Praka Hendrawan dari pihak Denpom Asahan. (Lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.