Panti Sosial Diserang, 19 Penyandang Cacat Tewas Ditikam

0
508
Panti sosial Tsukui Yamayuri-En, tempat 160 orang penyandang disabilitas dirawat. Dalam penyerangan itu, 19 penyandang cacat tewas ditikam. (Simantab/com/Kyodo News)

SIMANTAB.COM –  Sedikitnya 19 orang tewas, sedangkan 45 orang lainnya terluka, dalam insiden penyerangan di sebuah panti sosial bagi penyandang disabilitas di Jepang, Selasa (26/07/2016)  pukul 02.30  waktu setempat. Pihak berwajib mengidentifikasi, pelaku penyerangan bernama Satoshi Uematsu (26).

Kantor berita Jepang berbahasa Inggris Kyodonews, dalam laporannya sesaat lalu menyebutkan, Satoshi merupakan mantan pekerja di panti sosial bernama Tsukui Yamayuri-En yang berjarak 45 kilometer ke arah barat dayaa Tokyo tersebut. Insiden itu sendiri, dilaporkan oleh staf panti tersebut kepada polisi, yang lantas menurunkan 29 tim ke lokasi.

Pihak berwenang, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, setelah tertangkap usai melakukan aksi berdarah itu, Satoshi mengakui perbuatannya. Kepada polisi ia mengatakan, aksi itu dilatarbelakangi keinginannya menghilangkan orang-orang cacat. “Saat insiden penikaman itu, ada sekitar 160 penyandang disabilitas yang dirawat di fasilitas seluas 3 hektare tersebut,” jelas polisi.

Kasus ini, menurut polisi cukup membuat negeri matahari terbit itu gempar. Sebab, kasus pembunuhan massal jarang terjadi di Jepang. Insiden sebelum ini terjadi ketika delapan anak-anak ditikam mati di sekolah mereka pada 2001 oleh mantan pembersih gedung. (Sn-02)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.