Pasca BNN Tembak Mati Bandar Narkoba, 32 Kg Sabu Dan Rp 45 Juta Uang Penjualan Diamankan

0
563

SIMANTAB.COM, Medan – Bandar Narkoba Ananda Bagus (29) warga Dusun Titi Belanga,Desa Sei Bamban, kecamatan Batang Serangan, Langkat, Sumut, yang mati ditangan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) pada penyergapan,Minggu (19/02). Berkat kegigihan Aparat didalam mengungkap kasus ini turut menyita 32 kilogram sabu-sabu dari hasil penangkapan ini.

Sementara rekan Bagus berhasil ditangkap hidup-hidup.Tersangka yang ditengarai sebagai pengedar ini bernama Benny Erwin Pasaribu (37),warga Kelambir V, Sunggal, Deli Serdang.

Dikutip melalui Generasi. Co. Id,  Informasi yang diperoleh bahwasa narkoba yang berhasil disita BNN kali ini masih berasal dari Malaysia,yang masuk melalui pelabuhan tikus dari jalur Aceh.Informasi diperoleh dari Irjen Pol Arman Depari,Deputi Pemberantasan BNN, awalnya petugas mendapat informasi soal pengiriman sabu dari Aceh menuju Medan. Selanjutnya petugas melakukan pengintaian terhadap pelaku.

“Kemarin pagi kita mencurigai pick up hitam yang membawa narkoba dan satu sepeda motor,ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari dikos-kosan Jalan Merpati,Gang Musholla,Sunggal,Senin (20/02).

Saat itu Ananda mengendarai kendaraan jenis pikap Isuzu Panther BK 9699 DD hitam.tepatnya diseputaran persimpangan kawasan Pondok Kelapa,dia memberikan dua koper hitam kepada Benny yang mengendarai sepeda motor.Mereka pun berpisah.Tim dibagi menjadi dua.Satu mengejar Ananda,dan yang lain mengejar Benny.

Dikawasan Jalan Gagak Hitam,Ananda menyadari sedang dibuntuti petugas.Dia pun melajukan kendaraannya.Tepat di persimpangan Ringroad-Setia Budi,Ananda berhenti dan diperiksa petugas.Belum sempat diperiksa,mobil kembali melaju kencang.Petugas sempat memberikan tembakan peringatan,namun tidak dihiraukan.kemudian petugas menembak ke arah pelaku.Mobil berhenti setelah menabrak pohon.

“Satu orang di dalam ditemukan mengalami luka tembak,” ucap Arman.

Menurut keterangan bahwasanya Ananda tertembak dibagian dada dan dibawah ketiak.Saat dievakuasi ke RS Bhayangkara,dokter menyatakan Ananda sudah tewas.

Sementara dari pick up yang dikendarai Ananda,petugas menemukan sekitar 26 Kg sabu yang dibungkus dengan plastik dan kemasan warna kuning keemasan yang dimasukan dalam 2 tas hitam.

Sedangkan terhadap pengendara sepeda motor,petugas juga membuntuti hingga ke rumah kosnya di jalan Merpati,Gang Mushola, Sei Sikambing,Medan. Benny ditangkap, petugas mengamankan 6 Kg sabu.Selain itu ditemukan uang tunai Rp.45 juta yang diduga hasil penjualan narkotika.

Berdasarkan keterangan jumlah total barang bukti yang berhasil diamankan petugas dalam ungkap kasus ini yaitu sebanyak 32 Kg sabu-sabu, terang Arman.

Jasad Ananda masih berada di RS Bhayangkara Medan.sementara Benny kini diamankan dan menjalani pemeriksaan untuk pengembangan dan proses hukum.

Akibat perbuatannya pelaku ini dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pungkasnya. (SN-01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.