Pelaku Pembunuh Kuna Ternyata Bayaran, Pemesan Ditangkap di Jambi

0
290

SIMANTAB.COM – Ternyata dibalik tewasnya Kuna pemilik toko air soft gun itu ada misteri lain. Para pelaku membunuh Kuna bukan serta merta karena dendam atau lainnya. Pelaku mengakui bahwa mereka dibayar untuk menghabisi Kuna.

Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memberikan keterangan lengkap terkait penangkapan para pelaku penembakan yang menewaskan Indra Gunawan alias Kuna (45) dalam konferensi pers (konpers) yang digelar di RS Bhayangkara Polda Sumut, Minggu (22/1/2017).

Dua pelaku pembunuh Kuna Tewas 

Seperti yang dilansir Medan Satu.com, para pelaku merupakan komplotan pembunuh bayaran. Sebelumnya pada tahun 2014 mereka pernah mencoba membunuh Kuna, namun gagal. Pemesan atau pemberi order kepada para pelaku juga telah ditangkap, isialnya RJ. “Pemesan untuk melakukan pembunuhan berinisial RJ. Ia ditangkap di Jambi dan saat ini dalam perjalanan menuju Medan,” kata Kapoldasu.

Menurutnya, total pelaku berumlah 7 orang, dua ditembak mati, 3 ditembak kakinya, dan 2 pelaku lainnya ditangkap tanpa perlawanan. Dua pelaku yang ditembak mati Rawindra alias Rawi (40) dan Putra (31).

Sedangkan pelaku yang ditembak kakinya, Zen (41), M Muslim (30) dan Wahyudi alias Culun (32). Sementara, Chandra alias Ayen (38) dan Jhon Marwan Lubis alias Ucok (62), ditangkap tanpa perlawanan. “Pelaku tewas karena saat ditangkap melakukan perlawanan,” katanya.

Irjen Rycko mengatakan, penangkapan para pelaku pembunuhan bayaran tersebut berawal dari penyidikan dan hasil analisa CCTV di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyidikan, petugas menangkap Zen di Medan (22/1/2017) sekitar pukul 01.30 WIB dinihari tadi.

Pada tahun 2014 M Muslim dan Wahyudi mencoba menghabisi nyawa Kuna dan istrinya saat akan membuka tokonya. Namun, pelaku gagal mengeksekusi Kuna. (Sn-08)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.