Pemadaman Listrik Diduga Sabotase PLN

0
221

SIMANTAB.COM, Simalungun – Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dan sekitaranya, diduga disabotase oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar pembangunan Sutet (Saluran Udara Tegangan Tinggi) segera dilaksanakan.

Dugaan tersebut muncul dari masyarakat Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar yang menolak pembangunan Sutet tersebut. Warga mengaku, hampir setiap hari di daerah mereka sering terjadi pemadaman listrik.

“Ini pasti sabotase, karena pemadaman sering terjadi apalagi setelah jam 12 malam keatas, pasti listrik sering mati. Kalau memang tidak sabotase pasti ada pemberitahuan terkait pemadaman, dan mengapa tidak ada pemadaman bergilir, hanya daerah kami saja yang sering padam,” ungkap R Girsang salah seorang warga.

Dijelaskannya, pemadaman yang dilakukan pihak perusahaan BUMN itu pasti berkaitan dengan pembangunan Sutet karena pembangunan ditolak oleh warga sekitar karena efek pembangunan Sutet dan sosialisasi pembangunan tidak ada dilakukan pihak PLN dan juga rekanan pembangunan.

“Ini sengaja dilakukan supaya pembangunan dipercepat, yang pasti NKRI tanpa listrik tetap NKRI, tetapi NKRI tanpa rakyat, pasti NKRI tidak ada. Ini adalah proyek Nanggrek 34 yang dimulai tahun 2008 silam, tetapi dihentikan tanpa ada alasan yang jelas, tahun 2012 silam dikerjakan dan berhenti, dan sekarang ini mulai lagi dikerjakan,” katanya.

Ini adalah suatu pertanyaan besar, karena program ini tidak profesional, termasuk pihak PLN sendiri. “Kenapa tidak profesional, karena pembangunan dilakukan secara berkala, setiap ada keributan pasti berhenti, PLN mengaku profesional tapi pembangunan terus mandek,” ungkapnya. (lud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.