Pendekar Mata Satu Asal Labusel Ditangkap Polisi Karena Membuang Plastik,Begini ceritanya.!

0
2043

Labusel – Pendekar mata satu asal Labusel diamankan petugas Polsek Kampung Rakyat bersama temannya di sebuah Rumah daerah Kampung Jawa, desa Tanjung Medan, kecamatan Kampung Rakyat, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumut (4/2/2018) sekira pukul 08:30 Wib.

Begini ceritanya, Anwar Efendi Siregar alias Doli (35) yang kerap dipanggil Pendekar mata satu warga kampung Jawa, desa Tanjung Medan dan temannya Alex Jhon Saragih alias Alex (49) seorang warga dusun Pardomuan, desa Tanjung Medan, keduanya kecamatan kampung rakyat, Labuhanbatu Selatan.

Doli sang Pendekar mata satu kerap melakukan transaksi narkoba di rumahnya, dan sering menjadikan rumah tersebut sebagai lokasi pesta narkoba, petugas yang mendapat informasi dari masyarakat akhirnya turun dan mengintai kediaman Doli.

Rumah Doli sang Pendekar hanya memiliki satu akses jalan kerumahnya membuat petugas kesulitan melakukan pengintaian.

Petugas yang dikomandoi AKP Herry Sugiarto Kapolsek kampung rakyat tersebut, mengatur strategi dalam penangkapan Doli. Petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan kepala dusun setempat yang bernama Rojab, lalu bersama Kadus petugas mendatangi rumahnya pada tanggal (4/2/2018 sekira pukul 08:30 Wib.

Kepada Simantab.com Kapolsek kampung rakyat AKP Herry Sugiarto membenarkan penangkapan pelaku narkoba diwilayah hukum kerjanya (4/2/2018).

“Doli atau juga pendekar mata satu dan temannya Alex tidak biasa berbuat apa-apa karena didatangi petugas dan Kadus, petugas melakukan penangkapan terhadap mereka, Doli sempat membuang bungkusan plastik didalam bak kamar mandi, perbuatan Doli terlihat oleh petugas dan langsung menyuruh Doli mengambilnya dengan di saksikan kepala dusun Rojab” sebut Herry.

Dari tangan pelaku petugas turut mengamankan beberapa barang bukti berupa, 1(satu) plastik klip transparan yang berisikan Narkotika jenis sabu, 3 (tiga) buah bong yg terbuat dr botol lasegar, 2 (dua) buah kaca pirex, 2 (dua) buah mancis, 1 (satu) unit hp merek samsung warna hitam, 1 (satu ) buah hp merek nokia warna biru, 14 (empat belas) pelastik klip trasparan yg kosong, uang sebesar Rp 200 ribu, 1 (satu) buah tutup jarum suntik, 9 (sebilan) pipet.

Kini kedua tersangka dan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan petugas, dibawa kemapolsek Kampung rakyat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(Dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.