Perampok Duel dengan Pasutri hingga Tewas

0
250

SIMANTAB.COM – Pasangan suami istri (Pasutri) berhasil menggagalkan aksi perampokan yang hendak merampok kediaman mereka di Dusun Bukit Indah, Desa Laboi Jaya, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Syamsiono (39) dan istrinya Sri berhasil menggagalkan aksi perampokan yang dilakukan oleh pria berinisial ZA alias ZN yang merupakan warga Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir. Sebelum perkelahian, ZA diduga masuk ke rumah korban dari atap dengan cara memanjat plafon dan naik ke atap sebuah rumah kosong di sebelah rumah korban.

Lalu ZA berjalan di atas genteng menuju rumah korban dan membuka atap genteng sebanyak dua lembar. Kemudian, ZA masuk melalui lubang kontrol pada langit-langit rumah korban.

Saat, itu korban mendengar kedatangan pelaku dan kemudian, Syamsiono melihat pelaku hingga akhirnya pelaku mencoba menyerang Syamsiono. Syamsiono yang sudah menyediakan pisau mencoba melawan pelaku hingga akhirnya Sri kaget dan terbangun dari tidurnya karena mendengar suara teriakan sang suami.

Lalu, Sri keluar dari kamarnya. Ia pun semakin kaget bercampur panik saat melihat suaminya berkelahi dengan pelaku di dapur dekat westafel. Sri melihat keduanya saling serang. Sang istri tak diam begitu saja dan nekat membantu suaminya. “Akan tetapi, istri korban dijambak pelaku. Istri korban mengalami luka terkena senjata tajam pelaku, “ujar Kepala Kepolisian Resor Kampar AKBP. Edy Sumardi Priadinata, seperti yang dilansir Tribunmedan.com

Akibat perkelahian itu, Syamsiono mengalami luka serius karena terkena tusukan pisau ZA. Saat ini, Syamsiono harus menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkinang.

Dijelaskan Kapolres, pelaku tewas di rumah Syamsiono dengan luka tusukan di bagian perut sebelah kiri.

Luka sayatan benda tajam juga ditemukan di jari kiri dan kedua paha pelaku. Sementara Syamsiono sebagai korban perampokan itu, kata Edy, mengalami luka tusukan dua lubang pada bagian dada sebelah kiri. Istri korban juga mengalami luka sayat di bawah siku tangan sebelah kiri.

Setelah Sri keluar rumah untuk meminta pertolongan, warga berbondong-bondong datang ke rumah korban. “Warga mendapati pelaku sudah terbaring di lantai dapur rumah korban,” kata Edy.

Pelaku tidak bergerak lagi dan dipastikan tewas. Sedangkan Syamsiono masih bernafas, kemudian segera dilarikan ke rumah sakit dan masih sempat mendapatkan perawatan medis hingga nyawanya tertolong.

Aksi kejahatan berdarah ini memang dramatis. Menurut Edy, perkelahian terjadi setelah pelaku memasuki rumah korban sekira pukul 23.30 WIB pada Selasa (22/11/2016) lalu.

Dari kasus ini, pihak kepolisian mengamankan pisau milik pelaku sebagai barang bukti, tas ransel warna cokelat merk Polo, lakban hitam, sendal, telepon seluler warna Silver merk Nokia, jam tangan dan tali nilon warnah merah milik pelaku. (SN-02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.